Dinas PMTK Singkawang Jemput Bola Izin Usaha UMKM Hingga Malam Hari

Editor : Suhendra Yusri
Kepala Dinas Penanaman Modal dan Tenaga Kerja Kota Singkawang, Asmadi bersama jajarannya melakukan jemput bola izin usaha bagi para pelaku UMKM di kawasan Pasar Hongkong Kota Singkawang, Rabu (12/8/2020) malam.
Singkawang (Suara Kalbar)-  Dinas Penanaman Modal dan Tenaga Kerja Kota Singkawang melakukan jemput bola perizinan bagi pelaku usaha UMKM di Kota Singkawang pada Rabu (12/8/2020) malam.

Jemput bola perizinan ini langsung dipimpin Kadis Penanaman Modal dan Tenaga Kerja (PMTK) Kota Singkawang, Asmadi dan Sekretaris PMTK Kota Singkawang, serta para Kepala Bidang (Kabid) serta para Kepala Seksi (Kasi) serta staf.

“Kami memberikan edukasi dan memberikan fasilitas izin, dan melakukan jemput bola kepada UMKM di momen HUT ke-75 Republik Indonesia,” ujar Kepala Dinas Penamaman Modal dan Tenaga Kerja Kota Singkawang, Asmadi.

Dilakukannya jemput bola, kata Asmadi, lantaran para pelaku usaha UMKM ada yang memang sibuk untuk melakukan aktivitas mereka diantaranya di malam hari.

“Dengan semangat 45 kita melakukan jemput bola datang secara langsung untuk melakukan edukasi dan mensosialisasikan terkait mengurus izin usaha, sangat mudah dan sangat singkat sekali, asalkan cukup memiliki KTP, nomor hp, email yang dikirim data hari ini, maka besok kita sampaikan surat izin mereka, atau mereka bisa ambil di kantor,” katanya.

Dia menjelaskan para pelaku usaha yang menjual sate dengan gerobak termasuk penjual nasi goreng atau minuman agar dapat mengurus izin usaha, karena berusaha wajib memiliki izin.

“Perlu kami sampaikan nanti kalau sampai dikenakan pajak, maka ada aturannya,  kalau modal usaha mereka dibawah lima puluh tidak kena pajak,” jelasnya.

Menurutnya dengan adanya izin usaha bagi para pelaku UMKM, maka secara legalitas formil para pelaku UMKM nantinya sudah memiliki.

“Kami intinya sebagai pembantu Wali Kota Singkawang  untuk mendekatkan pelayanan dan memudahkan serta memberikan pelayanan kepada masyarakat Kota Singkawang dan tidak ada alasan usaha mikro dan menengah yang tidak memiliki izin usaha, karena dalam prosesnya tidak dipungut biaya apapun,” jelasnya.

Asmadi mengatakan pihaknya melakukan jemput bola di beberapa titik baik malam hari atau siang hari dan akan melakukan jemput bola dalam dua minggu ini.

“Malam hari setiap malam Kamis, kita jemput bola sampai berakhirnya bulan Agustus dan dua minggu lagi kita akan lakukan jemput bola,” katanya.

Dilakukannya jemput bola perizinan bagi pelaku UMKM, kata Asmadi, memang untuk memberikan pengetahuan dan edukasi kepada para pelaku UMKM.

Menurut Asmadi, para pelaku usaha mikro memiliki ketahanan dalam menghadapi krisis.

Ditempat yang sama, Kasi Pendaftaran Perizinan Usaha Dinas  Penamaman Modal dan Tenaga Kerja Kota Singkawang, Desi Ifianti mengatakan bahwa malam ini ada lebih 15 pelaku UMKM yang berhasil di data dan terus dilakukan secara berkelanjutan.

“Sesuai arahan kita melakukan jemput bola dan sudah menyerahkan secara simbolis bantu dan pendampingan kepada UMKM ada 38 izin usaha,”katanya.

Penulis   : Tim Liputan


Advertising
Share:
Komentar

Advertising

Terkini