Diduga Serangan Jantung, Terjatuh dari Kursi dan Meninggal Dunia di Sungai Pinyuh

Editor : Dina Prihatini Wardoyo
Jenazah Rinto saat ditangani Tim Medis Puskesmas Rawat Inap Sungai Pinyuh.
Mempawah (Suara Kalbar) - Seorang tukang ojek bernama Rinto (40), meninggal dunia secara mendadak yang diduga karena serangan jantung di lokasi Pasar Buah Simpang Tiga Sungai Pinyuh, Kamis (27/8/2020) sekitar pukul 12.10 WIB.

Informasi yang dihimpun suarakalbar.co.id, peristiwa meninggalnya Rinto yang merupakan waga Desa Pak Kumbang, Kecamatan Sompak, Kabupaten Landak, ini terjadi ketika ia sedang duduk santai di kursi kayu di lokasi pasar buah.

Menurut saksi mata, setelah minum obat maag, tiba-tiba Rinto jatuh tersungkur dengan posisi bagian wajah terlebih dahulu mengenai lantai. Akibatnya, ia mengalami luka lecet di bibir, hidung dan pelipis mata kiri.

Tubuhnya sesaat tergeletak di lantai dengan tangan kanan masih memegang bungkus obat maag tersebut. Ketika dibangunkan warga, Rinto masih terlihat berupaya bergerak. Namun kemudian tak sadarkan diri.

Warga yang panik kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Piket Poslantas Sungai Pinyuh. Oleh petugas kepolisian, tubuh Rinto dibawa ke Puskesmas Rawat Inap Sungai Pinyuh dengan mobil patroli. Namun malang, Tuhan berkehendak lain. Dalam perjalanan menuju Puskesmas, Rinto meninggal dunia.

Menurut tenaga medis Puskesmas Rawat Inap Sungai Pinyuh, penyebab kematian Rinto tak bisa disimpulkan karena telah meninggal dunia ketika sampai di Puskesmas. Dikarenakan daerah asal yang bersangkutan bukan zona merah, maka tidak dilakukan rapid test.

Sementara menurut adik iparnya, Anita, kondisi Rinto akhir-akhir ini memang sakit. Ia diketahui punya riwayat sakit komplikasi, yaitu sakit jantung, maag dan darah tinggi. Sehari-hari, mendiang Rinto sering mengeluhkan rasa sakit di bagian perut.

Kepergian Rinto menurut pihak keluarganya, hendak membayar angsuran sepeda motor ke salahsatu dealer Sungai Pinyuh. Dari desanya, Rinto mengendarai sepeda motor. Dan setibanya di Sebadu, ia naik bus untuk berangkat ke Sungai Pinyuh.

Kapolres Mempawah, AKBP Tulus Sinaga, melalui Kapolsek Sungai Pinyuh, Iptu B Sembiring, ketika dikonfirmasi, membenarkan kejadian tersebut. Menurutnya, jenazah Rinto telah diambil pihak keluarganya untuk dimakamkan di Desa Pakumbang.

Penulis : Dian Sastra
Advertising
Share:
Komentar

Advertising

Terkini