SUARAKALBAR.CO.ID
Beranda Daerah Mempawah Diancam akan Dibuang ke Sungai Mempawah, Kakek Paksa Bocah Disabilitas Bersetubuh Hingga Hamil

Diancam akan Dibuang ke Sungai Mempawah, Kakek Paksa Bocah Disabilitas Bersetubuh Hingga Hamil

Ilustrasi Pencabulan | Suara.com

Mempawah (Suara Kalbar)-Satuan Reskrim Polres Mempawah menangkap seorang pria berinisial F alias Nok (54), warga Mempawah Timur,Kabupaten Mempawah, karena menyetubuhi seorang anak di bawah umur.

Akibat perbuatan Nok tersebut, Bunga, sebut saja demikian, kini hamil 17 minggu 3 hari. Perbuatan ini pun dilaporkan sang ibu ke Mapolres Mempawah. Tak ayal, Nok yang bekerja sebagai buruh harian lepas ini diamankan polisi sejak 15 Agustus lalu.

Kapolres Mempawah, AKBP Tulus Sinaga, melalui Paur Humas, Ipda Lidwina mengatakan, Nok ditangkap atas laporan SK, ibu Bunga. SK curiga melihat perkembangan tubuh Bunga yang tak sewajarnya akhir-akhir ini. Bunga sendiri adalah bocah penyandang disabilitas.

Ketika ditanya, Bunga enggan menjawab. Karenanya, Bunga pun dibawa SK untuk berobat di Rumah Sakit Kharitas Bakti Pontianak. Alangkah terkejutnya SK, begitu hasil pemeriksaan tim medis menyatakan Bunga telah hamil 17 minggu 3 hari.

“Saat itu lah, SK menginterogasi sang anak. Akhirnya, keluar pengakuan Bunga bahwa dirinya telah disetubuhi Nok. Peristiwa itu terjadi di kediaman terlapor, yakni di Jalan Adiwijaya, Kelurahan Pedalaman, Kecamatan Mempawah Timur,” jelas Lidwina.

Menurut Bunga, saat kejadian tragis itu, Nok membawa Bunga ke rumahnya di Pedalaman. Di sana, Nok mengancam akan menangkap dan membuang Bunga ke Sungai Mempawah jika tak menuruti kemauannya, yakni bersetubuh.

“Karena takut atas ancaman itu, Bunga bersedia disetubuhi, hingga akhirnya hamil 17 minggu 3 hari. Berdasarkan hasil pemeriksaan di RS Kharitas Bakti dan pengakuan Bunga, orangtuanya melaporkan Nok ke Mapolres Mempawah,” tegas Lidwina.

Pada 15 Agustus, petugas Reskrim Polres langsung mengamankan Nok di kediamannya. Hingga kini, Nok masih ditahan untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Penulis : Dian Sastra

Komentar
Bagikan:

Iklan