Di Mempawah, 4.300 KPM Bantuan Sosial Tunai Dialihkan Jadi Penerima Bantuan Sosial Pangan

Editor : Diko Eno
Kepala Dinas Sosial Kabupaten Mempawah, Burhan.
Mempawah (Suara Kalbar)-Kepala Dinas Sosial Kabupaten Mempawah, Burhan, mengatakan, jumlah Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Bantuan Sosial Tunai (BST) Covid-19 di Kabupaten Mempawah berkurang 4.300 KPM.

Hal tersebut, menurut Burhan, merupakan kebijakan pemerintah pusat, yakni Kementerian Sosial RI, yang mengalihkan 4.300 KPM tersebut dari penerima BST menjadi penerima Bantuan Sosial Pangan (BSP).

Sebelumnya, jumlah penerima BST Covid-19 di Kabupaten Mempawah adalah 13.422 KPM. Namun karena kebijakan Kementerian Sosial RI, maka berkurang menjadi 9.122 KPM.

“Saya tegaskan, 4.300 KPM tersebut bukan dihilangkan atau dihapus dari DTKS, melainkan dialihkan menjadi penerima Bantuan Sosial Pangan atau BSP. Mohon kebijakan ini difahami masyarakat agar tak ada lagi penolakan,” ungkapnya.

Jika sebelumnya menerima uang tunai, maka setelah kebijakan ke BSP, 4.300 KPM ini akan tetap menerima bantuan berupa sembako.

Selain 4.300 KPM BST, terdapat pula 5.668 KPM buffer atau penambahan yang akan masuk dalam data penerima BSP di Kabupaten Mempawah. Karena itu, dia berharap masyarakat tidak mempersoalkan pengalihan bansos tersebut.

“KPM Bantuan Sosial Tunai yang dialihkan tidak perlu merasa khawatir. Sebab, mereka tetap akan mendapatkan bansos berupa BSP yakni Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT),” tegasnya.

Pemerintah bulan ini kembali menyalurkan Bantuan Sosial Tunai (BST) Covid-19 tahun 2020. Setelah penyaluran BST tahap 1-3 lalu, pemerintah melanjutkan pemberian bansos Covid-19 kepada masyarakat yang terdaftar dalam DTKS.

Rencananya, BST akan disalurkan hingga Desember 2020 mendatang. Namun, nominal yang diterima dari pemerintah pusat turun menjadi Rp 300 ribu per KPM.

Penulis : Dian Sastra
Advertising
Share:
Komentar

Advertising

Terkini