Dapat Nilai E, Kelakuan Mahasiswa ke Dosennya Ini Banjir Kecaman

Editor : Redaksi II
Ilustrasi ruang kuliah. [Shutterstock]
Suara Kalbar - Nilai yang tidak sesuai standar mengharuskan seorang mahasiswa mengulang kembali. Sayang, tidak semua mahasiswa dapat menerimanya dan memilih jalan lain, salah satunya dengan memberi uang suap kepada dosen seperti yang dilakukan oleh mahasiswa ini.

Seorang dosen membagikan kisah yang dialaminya melalui akun Twitter @bu_karlin pada 10 Agustus. Pemilik akun mengunggah beberapa gambar tangkapan layar isi pesan WhatsApp, yang memperlihatkan salah satu mahasiswanya secara terang-terangan ingin memberikan bayaran karena tidak lulus di mata kuliah yang diajarnya.

Mulanya, mahasiswa yang tak diketahui identitasnya ini bertanya apakah sang dosen dapat membantunya untuk memperbaiki nilai E yang didapatnya.

Tak berpikir negatif, dosen tersebut menyarankan kepada mahasiswanya untuk mengulang kembali mata kuliahnya pada tahun depan dan mempertahankan absensi serta mengerjakan tugas.

Mahasiswa tersebut tampaknya enggan untuk mengulang mata kuliah yang sama pada tahun depan dan menanyakan cara lain dengan "membayar" kepada dosen. Tetapi, dosen tersebut merasa bingung dan bertanya apa hal yang dimaksud oleh mahasiswanya.

"Silakan ambil lagi mata kuliahnya tahun depan. Rajin masuk dan memenuhi tugas dan ujian. Kalau tahun depan masih kosong lagi ya tetap saja," tulis dosen tersebut.

"Iya bu, memang saya yang salah tapi bu, bisa mengerti saya kah? Kalau bayar gimana bu, saya minta dengan hormat bu," balas mahasiswa itu.

"Maksudnya gimana," tanya dosen tersebut karena tak mengerti apa yang dimaksud "bayar" oleh mahasiswanya. Dosen itu bahkan berpikir yang dimaksud dengan "bayar" oleh mahasiswa adalah membayar uang kuliah jika mengambil kembali mata kuliah yang sama pada tahun berikutnya.

"Bu ini terakhir dan saya tidak mau mengulang bu tolong bantu saya. Maksud saya bayar bagaimana bu?" tulis mahasiswa.

"Iya, kalau ngulang tahun depan memang bayar lagi," balas sang dosen.

Sumber : Suara.com, Selengkapnya DISINI
Advertising
Share:
Komentar

Advertising

Terkini