Curhat Pemotor Kena Tipu Calo Rp 2,4 Juta di Samsat, Begini Kronologinya

Editor : Diko Eno
Curhat pemilik motor kena tipu calo sebesar RP 2,4 juta (Facebook)
Suara Kalbar - Ketika di Samsat untuk mengurus surat-surat sebaiknya dilakukan sendiri tanpa menggunakan calo. Jika masih nekat, bisa-bisa insiden seperti yang menimpa warganet ini terjadi.

Unggahan akun Facebook Awan Spena mendadak viral di media sosial. Hal ini lantaran saat dirinya ingin melakukan mutasi kendaraan dari Kota Jogja ke Wates, ia harus kena tipu seorang calo.

Hal yang mengejutkan menimpa pemilik kendaraan, yakni biaya mutasi yang hampir menyentuh angka Rp 2,4 juta.

Kisah ini berawal saat pada tanggal 20 Februari 2020, ia datang ke Samsat Jogja. Ia pun dihampiri oleh salah satu calo saat pas sedang memarkirkan motor di parkiran.
Warganet curhat kalau ia habis kena tipu calo sebesar Rp 2,4 juta (Facebook)
Warganet curhat kalau ia habis kena tipu calo sebesar Rp 2,4 juta (Facebook)
"Kula uruske nopo? Mboten antri, biaya jasa namung 30 ribu (Saya uruskan gimana? Tidak usah antri, biaya jasa cuma Rp 30 ribu)." celetuk calo tersebut.

Melihat calo yang ramah, ia pun mengiyakan dan menyerahkan berkas langsung ke calo. Sang calo langsung menuju ke arah timur meninggalkan pemotor.

Pemotor pun disuruh menunggu di dekat motornya yang diparkir.

Beberapa menit kemudian, calo tersebut mendatangi pemotor dengan menunjukkan kertas coretan tangan bertuliskan estimasi biaya cabut berkas.

Biaya cabut berkas Sebesar RP 2,3 juta dan ditambah jasa calo sebesar Rp 30 ribu. Dibulatkan menjadi Rp 2,4 juta.

Pemotor merasa yakin dan kemudian menyerahkan uang sebesar yang diminta. Ia pun diberi nota dan boleh pulang.

Sumber : Suara.com, Selengkapnya DISINI
Advertising
Share:
Komentar

Advertising

Terkini