Bupati Landak Minta Petani Lakukan Pendataan Poktan dan Lahan Pertanian

Editor : Suhendra Yusri
Bupati Landak, Karolin Margret Natasa melakukan kunjungan kerja ke desa-desa di Kecamatan Sengah Temila bersama Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR-RI) Daerah Pemilihan Kalimantan Barat 1 Fraksi Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan Cornelis di sejumlah desa di Kalbar, Selasa (4/8/2020).
Landak (Suara Kalbar)- Bupati Landak Karolin Margret Natasa melakukan kunjungan kerja ke desa-desa di Kecamatan Sengah Temila bersama Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR-RI) Daerah Pemilihan Kalimantan Barat 1 Fraksi Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan Cornelis dengan didampingi tiga Anggota DPRD Kabupaten Landak Dapil Sengah Temila, Sebangki, Mandor Fraksi PDI Perjuangan Margaretha.

Keristian dan Ropina Herdianti serta Kepala Dinas Pertanian, Perikanan dan Ketahanan Pangan (DPPKP) Kabupaten Landak, Camat Sengah Temila melakukan pembagian bibit benih padi dan alat mesin pertanian (alsintan) kepada para Kelompok Tani, Selasa (4/8/2020).

Dia menjelaskan, ada 832 ton benih padi yang diberikan untuk seluruh petani di Kabupaten Landak yang merupakan bantuan dari Kementerian Pertanian Republik Indonesia serta bantuan Alsintan yang merupakan bantuan dari Bupati Landak kepada para petani di Kabupaten Landak.

Karolin mengatakan bahwa bantuan yang telah diberikan oleh pemerintah dapat dimanfaatkan masyarakat terutama para petani yang telah menerima bantuan benih padi dan alsintan dengan tujuan dapat memberikan kemudahan bagi para petani yang saat ini juga mengalami dampak dari pandemi Covid-19.

“Untuk di Kecamatan Sengah Temila ini saja saya memberikan bantuan benih padi kurang lebih 80 ton dan alsintan ada 41 unit baik hand tractor maupun power theresher dan corn sheller. Bantuan ini juga kita berikan terkait dari dampak pandemi Covid-19 yang dialami para petani. Cita-cita saya petani di Kabupaten Landak menjadi petani yang modern dengan mengikuti perubahan zaman dan pola pikir yang maju,” kata Karolin.

Selain itu, Bupati Landak mengingatkan kepada para kelompok petani agar dapat mengikuti perkembangan zaman seperti mendaftarkan kelompok tani secara online serta dapat mensertifikatkan lahan pertanian yang digarap untuk memudahkan pendataan bagi para petani.

“Jadi saya mengharapkan dalam waktu satu tahun ini prioritas kita adalah pendataan, tolong Perangkat Desa Kepala Dusun dibantu para petani untuk melakukan pendataan baik pendataan kelompok tani maupun area lahan pertanian,” jelas Bupati Landak.

Penulis      : Rilis
Editor        : Hendra

Advertising
Share:
Komentar

Advertising

Terkini