280 Pejabat Eselon II dan III Pemprov Kalbar Lakukan Swab Test

Editor : Dina Prihatini Wardoyo
Pejabat Eselon II dan III Pemprov Kalbar Lakukan Swab Test | Suarakalbar: Yapi Ramadhan.
Pontianak ( Suara Kalbar ) - Sebanyak 280 Pejabat Eselon II dan III Pemprov Kalbar melakukan Swab Test yang dilaksanakan oleh Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Barat.  Adapun pengambilan sampel Swab ini dibagi 60 orang perhari yang sudah dimulai hari ini di Aula Diskes Provinsi Kalbar .


Kadiskes Kalbar , Harisson menjelaskan bahwa pengambilan swab terhadap pejabat Eselon II dan III Pemprov Kalbar dilakukan dalam rangka tracing program pengendalian covid-19. Dikarenakan sebeluunya terdapat 3 pejabat Pemprov yang terkonfirmasi Covid-19.

"Kegiatan kita hari ini juga dalam rangka tindak lanjut kemarin karena ada 3 orang pejabat yang ikut job fit dam open bidding yang ternyata dinyatakan kasus konfirmasi covid-19," ujarnya saat ditemui wartawan di Aula Dinkes Kalbar, Senin (24/8/2020).

Dia membeberkan,untuk jumlah pejabat eselon II dan III yang diswab berkisar 280 orang dan dilakukan pembagian sekitar 60 orang perhari yang akan dikirim . Kemudian nanti hasil tersebut dikirim ke Laboraotorium Untan untuk mengetahui hasil swab tersebut.

"Nah jumlah yang akan kita Swab berkisar 280 orang . Disetiap hari kita bagi 60 orang yang di Swab dan ini akan diperiksa di laboratorium Untan," tuturnya.

Ia menjelaskan tracing akan terus dilakukan terhadap kelompok masyarakat seperti yang disyaratkan WHO . Minimal dilakukan dalam satu minggu melakukan satu Swab per seribu penduduk.

"Jadi dalam satu minggu seharusnya kita melaksanakan satu swab per seribu penduduk . Jadi setiap minggunya menurut standar WHO harus ada satu swab per seribu penduduk," jelasnya.

Kadinkes Kalbar ini menambahkan, sebelumnya ditemukan ada tiga orang pejabat Pemprov yang ikut Job Fit dan Open Bidding terkonfirmasi covid-19 ini merupakan asimtomatik atau tanap gejala.

"Mereka dalam kondisi baik dan sedang di isolasi dan akan di isolasi selama 10 hari  .Kita lakukan isolasi mandiri karena mereka juga ada ruangan sendiri di lantai 2. Jadi tidak kontak dengan keluarganya ," paparnya.

Sedangkan  untuk saat ini berdasarkan data yang ada,Kalimantan Barat telah memeriksa 9.876 swab yang telah diperiksa di Lab PCR Untan dan juga sudah ada hasil .

"Sebelumnya yang sudah kita kirim ke Jakarta sebanyak 4.669 orang , tapi sekarang kita tidak lagi mengirim ke Jakarta dan cukup diperiksa di Lab Untan saja," ungkapnya.

Ia juga mengimbau untuk para pejabat pemerintah sebenarnya harus menjadi teladan bagi pelaksanaan protokol kesehatan. Sebagaimana yang dilihat,pejabat harus menjadi contoh masyarakat.

"Jadi kalau sedang melakukan acara publik harus tetap menggunakan masker dan menjaga jarak dan cuci tangang . Hal ini sangat diperhatikan masyarakat kalau pejabat tidak melakukannya, maka masyarakat juga tidak akan melakukan protikol kesehatan covid-19," pungkasnya.

Penulis : Yapi Ramadhan
Advertising
Share:
Komentar

Advertising

Terkini