Update Klaster Kawasan Transmart, Sutarmidji: Hari Ini Ada 1 Lagi

Editor : Diko Eno
Gunernur Kalimantan Barat, Sutarmidji.
Pontianak ( Suara Kalbar ) - Gubernur Kalimantan Barat,Sutarmidji kembali menyampaikan penambahan kasus baru terkait klaster kawasan Transmart. Ia katakan, 1 orang  kembali dinyatakan terindikasi Covid-19 langsung dilakukan isolasi.

"Hari ini ada satu lagi dari mereka sehingga dari mereka sudah kita masukkan isolasi Upelkes," ucap Sutarmidji, saat menghadiri kegiatan di kantor Gubernur, Rabu (29/7/2020).

Ia menyampaikan,alasan para pasien tersebut dilarikan ke Upelkes dikarenakan kondisi mess yang mereka tumpangi tidak layak. Sutarmidji menegaskan,ada 16 orang pekerja bangunan Bumi Raya yang dinyatakan positif Covid-19.

" Ada 16 orang pekerja proyek yang dinyatakan positif. 16 yang kemarin 1 nya bukan dari situ tapi dari luar," lanjutnya.

"Karena isolasi di mess mereka kita lihat tidak layak. Saya minta kepada penyedia kerja tolong diperhatikanlah kondisi kerja mereka masa mess nya kayak gitu. Itu kalau ada 100 orang ,100 orang positif. Nggak layak," beber Midji.

Ia meminta, kepada semua para pelaku usaha di Kalbar apabila hendak memasukan pekerja ke Kalbar tetap harus menghormati protokol kesehatan. Gubernur Kalbar ini kembali mengingatkan, pelabuhan agar melarang kapal membawa penumpang dari zona yang tingkat penyebarannya cukup tinggi.

"Saya ingatkan kepada pelabuhan saya sudah larang kapal bawa penumpang dari daerah-daerah yang keterjangkitan tinggi kecuali mereka di pelabuhan menyediakan petugas yang bisa lakukan Rapid Test atau Swab dan mereka yang biayai," tegasnya.

Untuk yang ditutup selama 14 hari,tambah Sutarmidji, adalah pekerjaan projek Bumi Raya Grup tetapi tidak dengan Mall Transmart Kubu Raya.

"Jangan salah ye ,yang kite tutup 14 hari itu pekerjaan konstruksi nya. Tapi kalau Mall nya cukup disterilkan saja dengan disinfektan. Kalau sudah disterilkan dibuka gak apa apa," pungkasnya.



Penulis : Yapi Ramadhan
Editor    : Diko Eno
Advertising
Share:
Komentar

Advertising

Terkini