|

Terpilih Kembali Periode ke-2, Abdul Majid: Wajok Hilir Harus Dikenal Dunia


Bupati Mempawah, Hj. Erlina, Selasa (30/96/2020) , melantik 30 kepala desa di halaman Kantor Bupati Mempawah. Kepala desa yang dilantik merupakan hasil pemilihan serentak E-voting tahun 2020.[Suarakalbar/Dian Sastra]
Mempawah (Suara Kalbar)- Pemilihan umum kepala desa secara E-Voting di sejumlah daerah Kabupaten Mempawah telah usai dilaksanakan. Seperti diketahui, desa Wajok Hilir merupakan salah satu menjadi peserta pesta demokrasi  di Kabupaten berjulukan Kota Bestari ini.

Abdul Majid kembali terpilih sebagai kepala desa Wajok Hilir periode tahun 2020-2026. Dia merupakan Petahana Kepala Desa Wajok Hilir yang memenangkan dengan perolehan suara sebanyak 3.667 suara pada Pemilihan umum kepala desa secara E-Voting, Selasa (17/3/2020) lalu.
Sang Petahana Kepala Desa Wajok Hilir, Abdul Majid nomor urut 1 Bersalaman dengan Hamidom Calon Kades nomor urut 3. Hal ini menandakan pelaksanaan Pilkades di Desa Wajok berjalan dengan damai tidak memutuskan tali persaudaraan kedua para pendukung tim kemenangan.[Suarakabar/Diko Eno]
 Seperti diketahui, Nama- nama calon kepala desa pada Pilkades waktu itu diantaranya Abdul Majid dengan nomor urut 1, Abdul Hamid dengan nomor urut 2, dan Hamidom dengan nomor urut 3. Track record baik di mata masyarakat selama menjabat menjadi modal utama baginya kembali mengikuti Pilkades kali ini.

“Mudah mudahan untuk periode yang ke dua ini tentunya harapan kami bahwa lebih baik dari periode sebelumnya,”kata Abdul Majid kepada suarakalbar.coid usai acara pelantikan Kepala Desa se Kabupaten Mempawah, di Halaman Kantor Bupati Mempawah, Selasa (30/06/2020).

Majid juga berharap, dengan menjabat kembali sebagai orang nomor satu di desa Wajok Hilir itu, tidak mengecewakan terutama pelayanan terhadap masyarakat, khususnya bagi warga Wajok Hilir.

“Harapan kami semoga pelayanan kami tidak mengecewakan khususnya bagi warga Wajok Hilir,”harapnya.

Bahkan lanjut Majid, dia akan terus melakukan perubahan supaya desa Wajok Hilir dapat menjadi desa yang maju, dan berkembang hingga dikenal oleh daerah luar yang mempunyai produk unggulan kepada masyarakat.

“Inovasi yang akan kita buat kedepannya mengharapkan bahwa Desa Wajok Hilir ini dapat maju dan berkembang dikenal didunia atau didaerah daerah luar dan mempunyai produk unggulan  masing masing,”pungkasnya.


 Erlina: Masyarakat Jangan Lagi Terkotak-Kotak

 Bupati Erlina juga mengingatkan soal tanggung jawab dan tugas kades yang besar.
“Saya minta kades menjadi seorang figur yang senantiasa memegang teguh amanah dan komitmen dengan janji yang telah dituangkan dalam visi dan misi kades, serta memahami peraturan perundang-undangan yang berlaku,” katanya.

Selanjutnya, Erlina berpesan kepada seluruh kades yang baru dilantik, bahwa pilkades telah selesai. Sebagai figur yang diberi kepercayaan oleh masyarakat desa masing-masing, hendaknya selalu dekat dengan rakyat, tanpa membedakan derajat dan martabat, mampu memahami dan menyerap aspirasi, serta menjaga keutuhan dan keharmonisan masyarakat.

“Jangan sampai masyarakat terbelah dan terkotak-kotak, hanya karena perbedaan pilihan kades saat pilkades lalu. Yang menang sebaiknya segera merendahkan hati dan rangkul yang kalah. Mari bersama-sama ajak masyarakat membangun dan memajukan desa menuju ke arah yang lebih baik,” ucapnya.

Tidak lupa, bupati meminta para kades agar meningkatkan ilmu dan pengetahuannya. Seperti mempelajari tentang kedudukan, tugas dan fungsi sebagai kepala desa sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku.

“Saya juga berpesan agar kades dapat bersinergi dengan BPD dalam merumuskan kebijakan guna melaksanakan pemerintahan dan pembangunan desa,” ujarnya.


Penulis   : Diko Eno/Dian Sastra
Editor     : Dina Prihatini Wardoyo
Bagikan:
Komentar Anda

Berita Terkini