SUARAKALBAR.CO.ID
Beranda News Progress Pembebasan Lahan SGAR PT. Antam Tbk Berjalan 75 Persen

Progress Pembebasan Lahan SGAR PT. Antam Tbk Berjalan 75 Persen

Ekspos PT. Antam Tbk terkait progress pembangunan SGAR di Desa Bukit Batu, Kecamatan Sungai Kunyit bersama Pemkab Mempawah dan Forkopimda.[Suarakalbar/Dian Sastra]

Mempawah (Suara Kalbar)-PT. Antam Tbk memaparkan progres pembangunan Proyek Strategis Nasional (PSN) Smelter Grade Alumina Refinery (SGAR) di Desa Bukit Batu, Kecamatan Sungai Kunyit, di Kantor Bupati Mempawah, Rabu (22/07/2020) siang.

Bupati Mempawah, Hj. Erlina, kepada para wartawan, mengatakan, kegiatan ini digelar untuk mengetahui sejauh mana perkembangan pembangunan SGAR PT. Antam Tbk, kemudian apa kendala dihadapi, sehingga Pemkab Mempawah bisa membantu memfasilitasi.

Dalam ekspos tersebut, tambah Erlina, sejumlah staker holder di Kabupaten Mempawah juga memberikan masukan kepada PT. Antam Tbk agar operasional perusahaan dapat segera berjalan. Dengan demikian, multiflier effect-nya bisa menguntungkan masyarakat.

“Saya juga tegas meminta PT. Antam Tbk agar pembangunannya segera terlaksana, mengingat ini salahsatu proyek strategis nasional. Jika ada kendala terkait pembebasan lahan, sebaiknya dapat diselesaikan sebaik-baiknya,” imbuh Erlina lagi.

Pun demikian, Erlina mengaku telah mendapat penjelasan bahwa proses pembebasan lahan yang dilakukan PT. Antam Tbk kini berjalan 75 persen, baik untuk pembangunan SGA maupun tambangnya.

“Mudah-mudahan bisa segera terlaksana. Mohon doa dan dukungan masyarakat. Keberadaan perusahaan-perusahaan ini jika sudah beroperasi bisa menyerap banyak tenaga kerja di Kabupaten Mempawah. Selain itu, bisa menggerakkan perekonomian daerah,” ucap Erlina.

Project Manager PT. Antam Tbk, Yudi Agus Susanto, mengatakan, pihaknya mengucapkan terima kasih atas dukungan dan perhatian dari Pemerintah Kabupaten Mempawah. Sebab menurutnya, tanpa dukungan dari pemerintah daerah dan seluruh stake holder, sulit bagi mereka untuk bergerak lebih cepat.

“Dalam ekspos ini, kami menyampaikan sejumlah kendala yang dihadapi dalam proses pembangunan SGAR, dan kami mendapatkan banyak masukan maupun tanggapan positif dalam upaya mencari solusi penyelesaian di lapangan,” ungkapnya.

Smelter Grade Alumina Refinery yang diolah PT. Antam Tbk di Desa Bukit Batu, Kecamatan Sungai Kunyit, adalah biji bauksit. Saat ini, pihaknya memiliki dua tambang, yakni di Kabupaten Mempawah dan Landak.

Terkait dengan pembangunan pabrik dan tambang tersebut, maka PT. Antam Tbk untuk saat ini memprioritaskan pembebasan lahan untuk jalur transportasi sebagai sarana utama untuk mengangkut biji bauksit hasil tambang ke pabrik.

“Secara bersamaan, baru PT. Antam Tbk akan membangun sarana tambang, dan diprediksi akan dimulai pada tahun 2021. Seperti yang ibu Bupati sampaikan, kami mohon doa dan dukungan masyarakat agar SGAR PT. Antam Tbk bisa segera beroperasi,” tutupnya.

Penulis : Dian Sastra

Editor   : Diko Eno

Komentar
Bagikan:

Iklan