Problem LPG 3 Kilogram di Kalbar, Maman Abdurrahman Angkat Bicara

Editor : Redaksi II
Anggota komisi VII DPR RI Maman Abdurrahman.

Pontianak
( Suara Kalbar ) - Anggota komisi VII DPR RI Maman Abdurrahman bertemu dengan Gubernur Kalbar dan Kepala BPH Migas untuk membahas beberapa isu penting salah satunya kelangkaan subsidi gas LPG 3 Kilogram.

Maman Abdurrahman menuturkan ada beberapa isu yang diperbincangkan yang diselesaikan bersama-sama yakni tentang LPG 3 kilogram.

"Terkait lpg 3 kilogram tadi kami di DPR komisi VII juga sudah mendorong kenaikan kuota nasional nya terlebih dahulu dari yang awalnya 7 Juta metik ton menjadi 7,5 Juta metik ton," ucap Maman kepada wartawan ,Kamis (30/7/2020).


Kedepannya,Maman akan mendetailkan khusus penambahan kuota LPG 3 kilogram di Kalimantan Barat.

"Tinggal nanti kita akan detailkan agar khusus penambahan kuota 3 kilogram di Kalimantan Barat berapa nanti. Itu akan menjadi tugas kita untuk mengawal itu," tuturnya.

Selanjutnya, Maman mengungkapkan terkait kelangkaan gas LPG 3 Kilogram ini mempunyai banyak faktor . Ia katakan meskipun kuota sudah ditambahkan belum tentu Lpg ini tidak langka, juga sistem pengawasannya tidak benar seterusnya akan mengalami kendala.

"Terkait LPG 3 Kilo ini memang problemnya bukan hanya sekedar distribusi LPG tetapi ini menjadi problem sosial. Saya dan Pak Gubernur, BPH Migas dan seluruh stik holder tekait industri akan terus berusaha mengoptimalkan masalah LPG 3 kilo ini dalam rangka untuk memenuhi kebutuhan energi masyarakat," pungkasnya.


Penulis : Yapi Ramadhan
Editor   : Dina Prihatini Wardoyo
Advertising
Share:
Komentar

Advertising

Terkini