Polisi Mempawah Berpangkat Bripda Dapat Pembinaan Revolusi Mental

Editor : Diko Eno
Kapolres Mempawah, AKBP Tulus Sinaga ketika memberikan arahan terkait revolusi mental dan pembinaan Anggota Polres Mempawah.[Suarakalbar/Dian Sastra]
Mempawah (Suara Kalbar)- Untuk membangun jati diri anggota Polri yang profesional, modern, bermoral dan unggul, Polres Mempawah menggelar kegiatan Revolusi Mental dan Pembinaan Anggota, khususnya yang berpangkat Brigadir Dua (Bripda), Senin (27/07/2020).

Tampak hadir, Kapolres Mempawah, AKBP Tulus Sinaga, Wakapolres Kompol Bermawis dan Kabag Sumda Kompol Abdullah. Usai dibuka oleh Kapolres, penyampaian materi revolusi mental ini dilaksanakan oleh Wakapolres Bermawis.

Setidaknya adalah 18 poin yang menjadi bekal para anggota Polres Mempawah dalam memberikan perlindungan, pengayoman dan pelayanan masyarakat. Misalnya, menerapkan disiplin yang baik sebagai ciri khas anggota Polri untuk mencapai hasil yang maksimal.

Kedua, harus mampu mengoperasionalkan komputer dan laptop agar tidak gagal teknologi. Ketiga, kuasai tupoksi yang dibidangi, baik satuan maupun seksi masing-masing. Keempat, taati peraturan yang berlaku sesuai SOP.

Kelima, anggota Polri jangan pernah menunda pekerjaan. Keenam, saat berdinas, lakukan hal-hal yang dapat memberi manfaat. Ketujuh, bergerak cepat dalam segala hal. Apabila ada suatu peristiwa atau kejadian, dapat mengambil tindakan pertama kepolisian.

Kedelapan, jangan sekali ketika melihat suatu TKP, namun tidak mengambil tindakan. Jangan pernah mengambil atau memberi kesimpulan suatu kejadian sebelum kita ketahui, dan hendaknya terampil dalam segala hal, baik administrasi maupun di lapangan.

Kesembilan, perhatikan sikap tampang atau penampilan yang sesuai dengan peraturan yang ada. Kesepuluh, jangan pernah sekali-sekali menjadi pemicu tindakan kontraproduktif yang dapat menurunkan marwah kehormatan organisasi.

Sebelas, segala informasi yang didapat agar disaring terlebih dahulu serta selektif agar tidak terjadi penyebaran hoax. Kedua belas, bijaklah bermedia sosial jangan menyebarkan sesuatu yang belum tentu kebenarannya.

Tiga belas, jangan sampai melakukan penyalahgunaan wewenang, lakukan sesuai dgn tupoksi dan SOP yang ada. Empat belas, mengembangkan kemampuan yang ada, jangan berhenti untuk belajar serta memanfaatkan waktu.

Kelima belas, bila ada panggilan mendadak harus siap sedia. Enam belas, selalu memperhatikan kesehatan, keselamatan dan keamanan diri pribadi ketika melakukan tugas. Tujuh belas, jauhi narkoba dan tindakan asusila lainnya.

“Dan terakhir, setiap anggota Polres Mempawah harus lebih mendekatkan diri kepada Tuhan yang Maha Esa dengan menjalankan kewajiban ibadah sesuai agama masing-masing,” imbuh Kompol Bermawis.

Kapolres Mempawah, Tulus Sinaga, mengharapkan, seusai pemberian materi dan pembinaan soal revolusi mental ini, Anggota Polres Mempawah semakin profesional, bermoral, modern dan unggul dalam melaksanakan tugas.

“Yang tak kalah penting, setiap anggota Polres Mempawah hendaknya bisa menjadi sosok yang mempelopori tertib sosial di ruang-ruang publik dalam rangka mendukung tugasnya sebagai pelindung, pengayom dan pelayan masyarakat,” tutupnya.



Penulis : Dian Sastra
Editor    : Diko Eno
Advertising
Share:
Komentar

Advertising

Terkini