PHBI Siap Gelar Salat Ied di Depan Kantor Wali Kota

Editor : Dina Prihatini Wardoyo
Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Pontianak Mulyadi saat meninjau lokasi pelaksanaan salat ied
Pontianak (Suara Kalbar) - Hari Besar Islam (PHBI) Kota Pontianak tengah melakukan persiapan Salat Ied pada Hari Raya Idul Adha 1441 Hijriyah yang akan digelar di halaman depan Kantor Wali Kota Pontianak Jalan Rahadi Usman. Panitia juga langsung turun ke lapangan untuk melakukan persiapan teknis.

"Kami mengimbau masyarakat yang hendak melaksanakan Salat Ied untuk mengenakan masker," ujar Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Pontianak Mulyadi saat meninjau lokasi pelaksanaan salat ied.

Namun demikian, lanjutnya, panitia melalui Dinas Kesehatan Kota Pontianak juga menyediakan masker bagi jamaah yang lupa membawa masker. Panitia juga menyediakan thermogun untuk mendeteksi suhu tubuh setiap jamaah salat ied. "Kita mengimbau masyarakat tidak mengikutsertakan anak-anak dan lansia. Bagi masyarakat yang sakit diimbau melaksanakan salat di rumah," pesannya.

Selain itu, Mulyadi menambahkan jarak juga menjadi perhatian panitia sesuai protokol kesehatan. Demikian pula tempat cuci tangan disediakan di beberapa titik area salat ied.

"Kita mengimbau jamaah yang hendak melaksanakan salat ied sudah berwudhu dan cuci tangan dari rumah saat hendak turun. Tetapi kami juga menyediakan area untuk berwudhu seandainya ada jamaah yang wudhunya batal," terangnya.

Ketua Umum PHBI Kota Pontianak, Iwan Amriyadi mengingatkan masyarakat untuk tetap menerapkan protokol kesehatan saat pelaksanaan salat ied mendatang. Masyarakat diminta menggunakan masker, cuci tangan sebelum melaksanakan salat ied serta menjaga jarak.

"Kami minta masyarakat mematuhi pengaturan jarak 60 hingga 80 sentimeter antar jamaah," sebutnya.

Dirinya menyebutkan pihaknya juga akan mempersiapkan beberapa fasilitas mendukung penerapan protokol kesehatan. Diantaranya penyediaan enam titik pintu masuk sekaligus pengukuran suhu tubuh dan mencuci tangan.

"Selain itu kami juga mempersiapkan dua unit mobil ambulance standby di lokasi," imbuhnya.

Terpisah, Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono meminta masyarakat yang akan melaksanakan Salat Ied berjamaah di lokasi itu untuk mematuhi protokol kesehatan. "Mulai dari mengenakan masker, mencuci tangan dan menjaga jarak," ucapnya.

Menurutnya, dalam memulai adaptasi kehidupan normal baru, rumah-rumah ibadah sudah diperkenankan untuk menyelenggarakan ibadah berjamaah dengan menerapkan protokol kesehatan. Pihaknya juga terus mengedukasi para jamaah masjid dan rumah ibadah lainnya, apabila ada yang merasa kurang enak badan atau sakit, disarankan melaksanakan ibadahnya di rumah masing-masing.

"Ini demi kita bersama dalam mencegah penularan atau penyebaran virus corona," pungkasnya.


Penulis : Tim Liputan
Editor   : Dina Wardoyo
Advertising
Share:
Komentar

Advertising

Terkini