SUARAKALBAR.CO.ID
Beranda News KPPAD Kalbar : Kasus Kekerasan Anak Meningkat 70%

KPPAD Kalbar : Kasus Kekerasan Anak Meningkat 70%

Kepala KPPAD Kalbar, Eka Nurhayati

Pontianak (Suara Kalbar) – Memperingati hari anak nasional
yang jatuh pada hari Kamis (23/7/2020) kemarin, Komisi Pengawasan dan
Perlindungan Anak Daerah Kalbar (KPPAD) mengungkapkan jumlah kasus di wilayah
Kalimantan Barat meningkat .

Berdasarkan penuturan Kepala KPPAD Kalbar, Eka Nurhayati, ia
menyampaikan masuk dari bulan Januari tahun 2020 sampai saat ini meningkat
drastis lebih dari 70%.

“Dimana kasus yang kami tangani 2019 sampai 2020 sebanyak
150 terus masuk Januari 2020 sampai Juni 2020 kasusnya meningkat drastis lebih
dari 70% menjadi 183 kasus,” ucap Eka.

Eka mengatakan, peningkatan kasus ini dikarenakan adanya
disfungsi didalam sebuah keluarga. Faktor pemahaman agama juga menjadi salah
satu indikator meningkatnya kasus ini.

“Kecenderungan ini adanya disfungsi dalam keluarga
terus kurangnya pemahaman agama kurang ditanamkan didalam keluarga dan
kurangnya pengawasan orang tua terhadap anak-anak didalam rumah,”
tuturnya.

Dijelaskannya KPPAD Kalbar juga mendapatkan penghargaan dari
KPAI Pusat yakni kategori Komisi Perlindungan Anak Daerah terbaik dalam
pengawasan penyelenggaraan perlindungan anak.

“Kinerja kami tanpa kami sadari dinilai oleh KPAI
Pusat,dalam penilaian nya seperti apa KPAI yang bisa menjawabnya tetapi kami
yang berada disini tidak akan mampu bisa mendapatkan piagam penghargaan
tersebut tanpa dukungan dari masyarakat Kalbar dan pemerintah daerah serta
jejaring stik holder yang ada, tentunya dukungan dari Bapak Gubernur baik
secara moril maupun materil,” ucap Eka penuh haru.

Penulis : Yapi Ramadhan

Editor  : Dina
Wardoyo

Komentar
Bagikan:

Iklan