Kades Goa Boma Berharap Jalan dan Jembatan Rusak Segera Dibangun

Editor : Dina Prihatini Wardoyo

Jalan yang rusak di Kecamatan Monterado Bengkayang


Bengkayang (Suara Kalbar) - Saat ini akses jalan yang menghubungkan Desa Monterado dengan Desa Goa Boma Kecamatan Monterado nyaris terputus, sebab beberapa jembatan rusak parah dan bahkan jalan juga sudah banyak yang berlubang dengan kedalamanan antara 30-50 cm.

"Jika ditempuh menggunakan kendaraan roda dua dan empat dari simpang Monterado kurang lebih dengan waktu 45 menit hingga 1 jam padahal jaraknya cuma 17 kilo meter , dan dari simpang jembatan 25 kurang lebih 6 kilo meter," ucap Kepala Desa Goa Boma Amdan kepada Suarakalbar.co.id Jumat (24/7/2020)

Desa Goa Boma saat ini berjumlah 1.100 kepala keluarga dengan jumlah jiwa hampir mencapai 5.000 jiwa.

"Untuk jembatan yang selalu putus dibangun sekitar sekitar tahun 90-an,dan jembatan yang sudah pernah diperbaiki tahun 2015 tetapi saat ini sudah hancur lagi dan beberapa jembatan yang perlu perhatian diluar jangkauan Dana Desa (DD),” tuturnya.

Dijelaskannya jika pembangunan dengan dana desa, maka pihaknya sangat memprioritaskan jalan lingkar kampung dan dusun di desa dan semuanya sudah terbangun dengan baik.

"Selama inipun baik jalan dan jembatan yang rusak itu, disetiap agenda musrembang sudah sering diajukan dan disampaikan, namun hingga kini belum terealisasi. Jadi kami berharap dan menyarankan, dimana kami selaku wakil darP pemerintah desa Goa Boma memohon kepedulian kepada pihak terkait tentang akses kami yang hanya satu satunya untuk jalur keluar ke kecamatan dan ke kota, jika tidak ada tindak lanjut tentang beberapa hal yang kami sampaikan maka tidak menutup kemungkinan roda perekonomian akan semakin turun dant merosot setiap tahunnya,” paparnya.

Selain itu, yang terkadang menjadi kendala diakuinya yaitu dari desa akibat jalan dan jembatan rusak, saat ada warga yang sakit mendadak dan mau bersalin atau melahirkan sehingga beresiko terhadap kematian.

Dimana resiko kematian dari ibu hamil dan orang yang sakit kronis karena lambannya dalam perjalanan menuju Rumah Sakit akibat akses yang sangat rusak dan memprihatinkan, belum lagi ketika memasuki Jalan dari Pusat Kecamatan Monterado ke Singkawang atau Bengkayang, jalannya.juga sangat parah sehingga harus membutuhkan waktu 2-3.jam baru bisa keluar dari jalan yang rusak menjadi salah satu hal penting dibangunnya jalan tersebut.

“Dengan keadaan ini, harapan kami Pembangunan yang direalisasikan nantinya fokus pada perbaikan jembatan dan jalan yang kian rusak parah," pungkasnya

Penulis : Kurnadi
Editor   : Dina Wardoyo

Advertising
Share:
Komentar

Advertising

Terkini