|

Jika Rumah Kebanjiran, Ini Yang Perlu dilakukan Warga

Banjir setinggi pinggang orang dewasa menggenangi ribuan rumah di Kabupaten Melawi. Sejumlah warga terlihat menyelamatkan sebagian harta benda di dalam rumah.[Suarakalbar/Dea]
Melawi (Suara Kalbar)- Kondisi debit air sungai di Melawi terpantau terus naik, Sabtu (11/7/2020). Bahkan, aktivitas perekonomian warga mulai terganggu. Seperti yang terjadi dipasar pantai Kota Nanga Pinoh, Desa Paal, Kabupaten Melawi.

Wargapun terlihat mulai sibuk mengamankan barang barang berharga, untuk disimpan ketempat yang lebih aman. Namun ada beberapa hal yang harus diperhatikan warga,  saat mengalami situasi rumah kebanjiran.

Salah satunya, mematikan aliran listrik didalam rumah untuk menghindari insiden kesetrum.

"Kita sudah mengeluarkan himbauan kepada warga dalam mengantisipasi bencana banjir," ungkap Kapolres Melawi, AKBP Tris Supriadi kepada suarakalbar.co.id

Kapolres menjelaskan, setidaknya ada tiga upaya yang harus diperhatikan masyarakat saat ini. Pertama, situasi pada saat banjir belum terjadi. Warga diminta untuk ikut pantau perkembangan ketinggian air sungai. Khususnya bagi warga yang tinggal dekat dengan aliran sungai.

"Bagi warga yang beraktivitas didekat pinggiran sungai agar selalu berhati hati . Begitu pula dengan aktivitas anak anak," ingatnya.

Saluran air didekat rumah, juga harus terus dipantau agar tidak terjadi penyumbatan akibat sampah.

Upaya kedua,adalah saat banjir mulai merendam rumah. Pada situasi ini, warga diimbau segera mematikan aliran listrik dirumah. Guna menghindari kecelakaan tersengat arus listrik.

Kemudian, simpan barang barang dan surat beharga ditempat yang posisinya tinggi dan jauh jangkauan air.

"Jangan lupa bungkus pakai kantong plastik. Biar aman dan tidak mudah basah," ujar Tris.

Siapkan juga pakaian seperlunya, obat obatan dan perlengkapan bayi. Antisipasi bila harus dilakukan evakuasi.

Terakhir, upaya saat harus dilakukan evakuasi, jika banjir sudah berdampak parah.  Dalam situasi ini, dahulukan orang tua, anak anak, ibu hamil, orang sakit dan penyandang disabilitas, untuk dilakukan evakuasi segera.

"Jangan lupa mengunci pintu rumah, pada saat hendak ditinggalkan untuk dievakuasi atau mengungsi," pesannya.

Perhatikan jalur evakuasi yang aman, hindari jalur berarus deras dan jalan berlubang.

"Jangan mendekati tiang listrik atau gardu listrik , guna hindari kecelakaan tersengat listrik," jelas Kapolres Melawi dengan ramah.


Penulis : Dea Kusumah Wardhana
Editor   : Diko Eno
Bagikan:
Komentar Anda

Berita Terkini