Idul Adha di Pandemi Covid-19, Daya Beli Jauh Menurun

Editor : Redaksi II
Pemilik toko di Pasar Sebukit Rama, Irlyas ketika ditemui awak media.[Suarakalbar/Dian Sastra]
Mempawah (Suara Kalbar)-Menjelang perayaan Idul Adha 1441 H, harga komoditas bahan kebutuhan pokok di Pasar Sebukit Rama, Mempawah, hingga hari ini masih stabil.

Salahseorang pedagang, Irlyas, mengatakan, daya beli masyarakat belum menggembirakan karena masih terdampak pandemi Covid-19. Itu menjadi salahsatu penyebab mengapa harga sembako menjelang Idul Adha 1441 H masih stabil.

“Belum tampak peningkatan daya beli. Selain karena Covid-19, sekarang juga di penghujung bulan. Orang di sini bilang “bulan tua”, jadi tak banyak yang berbelanja. Paling untuk kebutuhan sehari-hari,” jelas Irlyas, Selasa (28/07/2020).

Biasanya, tambah dia, menjelang Idul Adha, sesuai hukum pasar, akan ada kenaikan harga disebabkan meningkatnya daya beli. Misalnya, pada harga telur, gula, minyak, dan jenis sembako lainnya.

“Ya itu tadi, karena dampak Covid-19 ditambah sekarang “bulan tua” maka tidak terjadi banyaknya permintaan. Harga semuanya tetap stabil, dan jumlah stok sembako di toko-toko juga cukup hingga Idul Adha,” ujar Irlyas lagi.

Kasi Metrologi Pengawasan dan Perlindungan Konsumen Disperindagnaker Kabupaten Mempawah, Hendri Kurniawan, kepada awak media, menegaskan berdasarkan pemantauan pihaknya, harga sembako menjelang Idul Adha 1441, terdata masih stabil.

"Untuk harga sembako masih normal dan belum anak kenaikan. Meskipun di tahun sebelumnya ada kenaikan, seperti gula, bawang, telur dan lainnya. Tapi hingga hari ini tetap stabil,” ungkap mantan ajudan bupati semasa Cornelius Kimha ini.

Pun demikian, tambah pria yang akrab disapa Kurniawan ini, Dinas Perindagnaker akan terus melakukan pemantauan harga di seluruh pasar di Kabupaten Mempawah. Ia juga memprediksi, penyebab stabilnya harga karena tidak adanya kenaikan permintaan masyarakat.

“Meski menjelang Idul Adha, masyarakat kita masih prihatin karena terdampak Covid-19. Tapi kita akan terus melakukan pemantauan di lapangan,” tutup dia.

Penulis : Dian Sastra
Editor   : Diko Eno
Advertising
Share:
Komentar

Advertising

Terkini