|

Gubernur Kalbar: Warga Tak Bermasker, Bakal Diangkot Turunkan di Supadio, Balek Suruh Jalan Kaki

Gubernur Kalbar Sutarmidji
Pontianak (Suara Kalbar) - Kalimantan Barat saat ini menuju era new normal menghadapi pandemi Covid-19 yang masih menghantui aktifitas seluruh masyarakat.

Meski memasuki dunia baru yang normal ditengah virus Corona, masyarakat dituntut untuk tetap menjalankan protokol kesehatan dengan lebih sering mencuci tangan, menjaga pola makan, hidup sehat dan selalu mengenakan masker atau pelindung wajah.

Meski dua Kabupaten di Kalbar dinyatakan gugus tugas penanganan Covid-19 Kementrian Kesehatan RI sebagai zona hijau, namun Gubernur Kalbar Sutarmidji masih tetap memantau perkembangan warga yang masih bandel hiraukan imbauan pemerintah terhadap protokol kesehatan.

"Masih banyak yang ndak bermasker, kemarin ada 68 langsung di-swab. Kalau perlu sama yang nongkrong ndak bemasker bawa ke Supadio turunkan, baleknye suruh jalan kaki," ungkap Gubernur Kalbar, Sutarmidji di Pendopo, Rabu (8/7/2020).

Orang nomor satu di Bumi Khatulistiwa ini menegaskan pihaknya telah menyiapkan enam mobil ambulance untuk penanganan razia masker Covid-19.

"Pemprov Kalbar ada enam ambulance yang disiapkan karena sekarang banyak yang ndak bermasker. Jadi razia dilakukan agar siapapun yang tak gunakan masker langsung diswab," tegasnya.

Ia mengakui jika menangani agar tidak semakin berkembangnya penyakit mematikan ini maka pemerintah mengajak masyarakat untuk menjaga imunitas diri dengan menerapkan pola hidup sehat.

"Masyarakat harus tetap menjaga imunitas diri dan jangan lengah. Karena itu razia tetap dilakukan dan akan dibantu juga oleh TNI-Polri," pungkasnya.


Penulis  : Dina Wardoyo
Editor    : Diko Eno
Bagikan:
Komentar Anda

Berita Terkini