Tiga Pedagang di Dua Pasar Positif Covid-19, Pasar Tradisional Diatur Sistem Penjualan dan Jaraknya
![]() |
| Kepala Dinas Perindagkop dan UM Kabupaten Sanggau, Syarif Ibnu Marwan |
Sanggau (Suara Kalbar) – Bupati Sanggau Paolus Hadi memerintahkan Kadisperindagkop dan UM Kabupaten Sanggau, Syarif Ibnu Marwan untuk mengambil langkah-langkah guna upaya mencegah Covid-19. Hal ini lantaran adanya pedagang di dua pasar tradisonal di Kabupaten Sanggau yang terkonfirmasi positif Covid-19.
“Tidak ada penutupan pasar di Kecamatan Kapuas atau kota Sanggau namun pak Bupati memerintahkan untuk koordinasi dengan Pol PP, dan pihak kecamatan untuk mengatur sistem penjualan dan jarak berjualan. Mungkin besok pagi atau paling lambat senin depan saya akan mengundang Camat Kapuas, Pol PP dan pihak terkait untuk mengaturnya,”ujar Syarif Ibnu Marwan kepada wartawan, Kamis (2/7/2020).
Marwan mengatakan kemungkinan Pasar Seroja akan difungsikan tiap hari dengan mengatur jarak. “ Biasanya pasar itukan hanya digunakan sabtu dan minggu. Dengan kondisi ini mungkin yang di Pasar Jarai kita keluarkan dulu semua. Saya akan memangil Kabid Pasar untuk mensosialisasikannya dan jalan yang ada didepan Pasar Seroja itu kita tutup dengan minta bantuan dari pihak polres atau perhubungan, kita tutup sampai pukul 09.00 atau 10.00 siang,”katanya.
Setelah itu, kata Syarif Ibnu Marwan pihaknya mengimbau untuk pedagang tidak berjualan lagi.
“Kita hanya bisa menghimbau mereka untuk tidak berjualan dan pulang kerumah masing-masing.
Mereka berdagangkan mulai dari pukul 05.00 subuh sampai pukul 10.00 siang,” jelasnya.
Pihaknya juga telah membahas masalah ini dengan Bupati Sanggau. “Tadi Pak Bupati meminta kami untuk mengatur kembali dalam rapat terbatas tadi yang juga dihadiri dari Dinas Kesehatan, BPBD, dan ada beberapa dinas yang terkait lainnya,”ujar Marwan.
Dijelaskan Syarif Ibnu Marwan untuk pasar yang di Sosok Kecamatan Tayan Hulu memang benar ditutup selama tiga hari yang merupakan kebijakan Camat sekaligus juga merupakan Tim Gugus Tugas Covid-19 di Kecamatan.
“Karena pengelolaan pasar sudah kita serahkan ke Camat. Jadi Pak Camat yang menutupnya setelah berkoordinasi dengan penggurus pasar tersebut. Tutupnya sampai hari minggu kalau tidak salah,”kata Marwan.
Penulis : Ucok
Editor : Hendra






