|

Diborgol Polisi tapi Melarikan Diri, Pelaku Curanmor Terkapar di Sawah Didor Polisi

Teks foto. Tersangka Jo saat diamankan Tim Reskrim Polsek Sungai Pinyuh dan Tim Jatanras Polres Mempawah.[Suarakalbar/Dian Sastra]
Mempawah (Suara Kalbar)-Tim Reskrim Polsek Sungai Pinyuh yang di-back up Tim Jatanras Polres Mempawah, menangkap seorang pelaku pencurian sepeda motor (curanmor) berinisial Jo, Sabtu (11/07/2020) pukul 05.00 WIB.

Sempat terjadi aksi kejar-kejaran terhadap tersangka Jo setelah ia berupaya melarikan diri meski dalam keadaan terborgol. Berkat kekompakan polisi dan masyarakat, Jo berhasil dibekuk kembali di areal persawahan.

Kapolres Mempawah AKBP Tulus Sinaga melalui Kapolsek Sungai Pinyuh, Kompol M Pangaribuan, ketika dikonfirmasi awak media, membenarkan adanya penangkapan terhadap tersangka curanmor tersebut.

Menurut Kapolsek, penangkapan pelaku berinisial Jo berawal dari laporan The Song Min, warga Desa Nusapati, Kecamatan Sungai Pinyuh yang kehilangan sepeda motor Suzuki Satria KB 3433 BR di Kafe Queen, Jalan Raya Galang, 29 Februari 2020 lalu.

“Setelah cukup lama melakukan penyelidikan, petugas kami mendapatkan dua orang nama sebagai pelaku, yakni On dan Jo. Namun keduanya menghilang, sehingga kami tetap mencari keberadaan mereka,” jelas Kapolsek.

Kesabaran polisi selama lima bulan untuk mengintai tersangka, membuahkan hasil. Sabtu (11/07/2020), keberadaan salahseorang tersangka, yakni Jo, diketahui sedang menginap di rumah temannya di Dusun Ambalau, Kelurahan Anjongan Melancar, Kecamatan Anjongan.

Tim Reskrim Polsek Sungai Pinyuh bersama Tim Jatanras Polres Mempawah pun bergerak cepat. Jo tanpa perlawanan dapat dibekuk. Ia kemudian diborgol dan diinterogasi agar menunjukkan tersangka lainnya, On dan juga mencari barang bukti.

Namun dalam pengembangan di Desa Pak Kawin, Kecamatan Toho, tersangka Jo yang telah diborgol, berhasil melarikan diri dengan cara memecahkan kaca jendela. Ia terlihat kabur ke arah persawahan. Tiga kali tembakan peringatan di udara dilepaskan polisi, tapi Jo tak mengindahkan. Ia terus berlari kencang.

Polisi pun akhirnya melepaskan tembakan terarah dan terukur ke arah kaki Jo. Namun ia terperosok ke dalam kolam dan kembali berupaya melarikan diri. Hebohnya upaya pengejaran, membuat warga setempat membantu petugas kepolisian.

Tersangka kemudian berhasil dibekuk polisi dan warga di parit areal persawahan. Atas luka tembak di tubuhnya, Jo dilarikan ke Puskesmas Sungai Pinyuh untuk mendapatkan perawatan medis. Hingga berita ini diturunkan, Jo terlihat dijaga ketat petugas kepolisian.

Penulis : Dian Sastra
Editor   : Diko Eno
Bagikan:
Komentar Anda

Berita Terkini