Danrem Minta Personel TNI Bantu Korban Longsor Peniraman

Editor : Diko Eno
Kasiren Korem 121/Abw, M. Ibnu Subroto, saat menyerahkan bantuan korban longsor ke Desa Peniraman.[Suarakalbar/Dian Sastra]
Mempawah (Suara Kalbar)-Danrem 121/Abw, Brigjen TNI Ronny, memberikan atensi khusus kepada para korban musibah longsor di Gang Baiduri, Desa Peniraman, Kecamatan Sungai Pinyuh, Kabupaten Mempawah.

“Bapak Danrem secara khusus meminta personel TNI di Kodim 1201 Mempawah beserta jajaran agar turun langsung ke lokasi untuk membantu korban banjir. Perbanyak interaksi dengan masyarakat. Berikan motivasi agar korban longsor tidak larut dalam kesedihan,” ujar Kasiren 121/Abw, Kolonel Inf M Ibnu Subroto saat ditemui di Desa Peniraman.

Menurut Ibnu Subroto lagi, saat turun ke lapangan ini, dirinya didampingi personel Kodim 1201/Mph dan Koramil 1201-02 Sungai Pinyuh, selanjutnya memberikan bantuan sembako kepada 15 kepala keluarga (KK) yang terkena musibah longsor.

“Kami berharap, bantuan yang diberikan ini bisa meringankan beban para korban. Semoga semua bisa tabah menerima musibah ini, sekaligus memetik hikmahnya agar tak terulang kembali,” imbuh Ibnu didampingi Kasdim 1201/Mph, Mayor Inf Andreas dan Danramil Sungai Pinyuh, Kapten Czi Joko Umbaran.

Sesuai atensi Danrem, tambah Ibnu, personel TNI tidak hanya memberikan bantuan sembako, tapi juga siap membantu tenaga untuk bersama-sama masyarakat dan Polri membangun kembali rumah korban longsor yang rusak parah.

Selanjutnya, ia menyampaikan imbauan agar masyarakat Desa Peniraman berhati-hati terhadap kemungkinan longsor di titik-titik tebing bukit. Apalagi saat ini curah hujan masih sangat tinggi, sehingga longsor bisa saja terjadi.

“Saya bersyukur masyarakat di sini bisa membaca tanda-tanda alam akan terjadi longsor sehingga tak ada korban jiwa. Namun ke depan, perlu dipikirkan solusi pengamanan tebing. Jadi jika terjadi longsor tidak membawa kerugian material, apalagi sampai merengut korban jiwa,” tutupnya.




Penulis : Dian Sastra
Editor   : Diko Eno
Advertising
Share:
Komentar

Advertising

Terkini