Banggar DPRD dan TAPD Bahas KUA-PPAS APBD Landak 2021

Editor : Redaksi
Suasana Rapat DPRD Landak
Landak
(Suara Kalbar) - Badan Anggaran DPRD Landak kembali menggelar rapat dengan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Kabupaten Landak tentang KUA - PPAS APBD tahun 2021, yang dilaksanakan di ruang rapat utama Kantor DPRD Kabupaten Landak. Selasa (28/7/2020).

Rapat yang digelar secara tatap muka ini dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Landak Heri Saman didampingi Wakil Ketua, Anggota Badan Anggaran (Banggar), TAPD Kabupaten Landak serta Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Landak yang terkait.

Ketua DPRD Heri Saman mengatakan bahwa sesuai peraturan Perundang-Undangan bahwa Kebijakan Umum APBD (KUA) dan Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun anggaran 2021 tersebut paling lambat dibahas pada minggu ketiga bulan Juli antara Banggar DPRD dengan TAPD Kabupaten Landak.

"Menurut Peraturan Pemerintah nomor 12 tahun 2019, tentang pengelolaan keuangan daerah definisi atau kebijakan umum APBD (KUA) yaitu dokumen yang membuat kebijakan bidang pendapatan, belanja dan pembiayaan serta asumsi yang mendasari nya untuk periode 1 tahun," ucap Heri Saman.

Heri Saman juga mengatakan, sedangkan untuk Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) didefinisikan sebagai program dan batas maksimal anggaran yang diberikan kepada SKPD untuk setiap program sebagai acuan dalam penyusunan rencana kerja dan anggaran satuan kerja perangkat daerah(RKA - SKPD).

"Sesuai jadwal pembahasan minggu ketiga bulan juli sudah harus sepakati dan hari ini sudah dibahas bersama dengan TAPD dengan asumsi pendapatan kita, proyeksikan Rp,1.284 miliyar dan asumsi belanja Rp,1.300 miliyar," tambah Heri Saman.

Hal senada juga disampaikan Wakil Ketua DPRD,Oktapius. Ia mengatakan bahwa kegiatan ini sudah berjalan baik, meski ada beberapa masukan namun secara umum kita sudah sepakat.

"Proses rapat antara Banggar DPRD dengan TAPD sudah berjalan dengan lancar sementara untuk selanjutnya maka akan ada mekanisme lagi yang akan dimasukan ke dalam agenda kita, karena KUA-PPAS ini adalah cikal bakal dari Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (RAPBD) ini," ucap Oktapius.

Sementara itu Ketua Komisi B DPRD Landak Evi Yuvenalis berharap agar pembahasan ini dapat dilaksanakan secara tepat waktu.

"Kita berharap mudah-mudahan pembahasan KUA - PPAS APBD  tahun 2021 dapat terlaksana sesuai jadwal dan untuk diketahui bersama bahwa anggaran kita berada pada posisi berimbang antara belanja dan pendapatan atau tidak mengalami defisit," ujar politikus PDI Perjuangan ini.

Penulis: Tim Liputan MC
Editor: Kundori

Advertising
Share:
Komentar

Advertising

Terkini