Abdul Hamid dan Yovinus Mundur Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati Sekadau 2020 Jalur Perseorangan

Editor : Suhendra Yusri
Abdul Hamid dan Yovinus bakal pasangan calon jalur perseorangan untuk Pilkada Sekadau Tahun 2020 secara resmi memutuskan tak lagi melanjutkan proses penyerahan syarat dukungan ke KPU Sekadau yang disampaian Liason Officer (LO) Abdurrahman beserta tim kepada KPU Sekadau, Senin (27/7/2020).
Sekadau (Suara Kalbar) - Abdul Hamid dan Yovinus, bakal pasangan calon jalur perseorangan untuk Pilkada Sekadau tahun 2020 secara resmi memutuskan tak lagi melanjutkan proses penyerahan syarat dukungan ke KPU Sekadau. Hal itu disampaikan langsung oleh Liaison Officer (LO) nya yaitu Abdurrahman berserta tim kepada KPU Sekadau, Senin (27/7/2020).

"Mewakili bakal Paslon Abdul Hamid dan Yovinus dengan ini kami menyatakan tidak melanjutkan atau meneruskan kembali syarat pemberkasan administrasi," ujar Abdurrahman.

Diketahui batas akhir penyampaian berkas sesuai jadwal dari KPU Sekadau yaitu pada tanggal 27 Juli 2020 hingga pukul 24.00 WIB, namun karena berbagai alasan dan kendala yang dihadapi, Abdurahman menyebut proses pemberkasan tidak dapat dilanjutkan.

Sementara itu, Ketua KPU Sekadau Drianus Saban mengatakan dengan disampaikan keputusan tidak melanjutkan penyerahan syarat perbaikan, maka bakal Paslon Abdul Hamid dan Yovinus dinyatakan gugur dalam tahapan Pilkada Sekadau tahun 2020 sebagai bakal Paslon dari jalur perseorangan.

Drianus Saban menyebut sejatinya jika ingin lolos pada tahap berikutnya, pasangan Abdul Hamid dan Yovinus harus minimal menyampaikan 16.198 dukungan atau dua kali lipat dari kekurangan dukungan yang disampaikan saat pleno hasil verifikasi faktual.

"Dengan adanya pernyataan dari LO ini maka Paslon dari jalur perseorangan Abdul Hamid dan Yovinus dinyatakan gugur," sebut Saban.

Ketua KPU menambahkan terkait pengunduran diri bakal Paslon perseorangan Abdul Hamid dan Yovinus merupakan hak sepenuhnya dari Paslon. Meski begitu, KPU sebagai penyelenggara tentu tetap akan menjalankan penghentian mekanisme sesuai prosedur yang ada.

Penulis : Tambong Sudiyono
Editor   : Hendra

Advertising
Share:
Komentar

Advertising

Terkini