|

Wali Kota Berharap Pinsar Indonesia Kalbar Bisa Tingkatkan Produksi Perunggasan

Wali Kota Singkawang, Tjhai Chui Mie saat meresmikan Kantor Pinsar Indonesia Kalbar di Jalan SM Tsjafioeddin, Rabu (24/6/2020).
Singkawang (Suara Kalbar)- Wali Kota Singkawang, Tjhai Chui Mie berharap Pinsar Indonesia (Perhimpunan Insan Perunggasan Rakyat Indonesia) Kalimantan Barat dapat meningkatkan penjualan dan pertumbuhan perekonomian di Kota Singkawang di bidang perunggasan.

“Kita ketahui bahwa jumlah produksi peternak  ayam totalnya ada 2 juta ekor, ayam daging, petelur dan sebagainya ada di Kota Singkawang, dan adanya Pinsar Indonesia menjadi wadah berkumpulnya untuk meningkatkan penjualan dan pertumbuhan perekonomian,” ujar Wali Kota Singkawang, Tjhai Chui Mie saat meresmikan Kantor Pinsar Indonesia Kalimantan Barat di Jalan SM Tsjafioeddin Nomor 55 B RT 01 RW 01 Kelurahan Pasiran Kecamatan Singkawang Barat, Rabu (24/6/2020.

Dia berharap pengurus perunggasan dapat lebih baik untuk menjaga stabilitas harga dan bisa ekspor ayam yang ada di Kalbar khususnya di Kota Singkawang.

“Apakah kita sudah mencukupi atau belum, jadi bisa menambah jumlah peternak dengan mengajak yang lain untuk ikut peternakan,”katanya.

Ditempat yang sama, Kepala Dinas Pangan, Peternakan dan Kesehatan Hewan Kalimantan Barat, M Munsif mengatakan menyambut baik dengan berdirinya Pinsar Kalbar yang berkiprah secara nasional menghimpun insan perunggasan bukan hanya broiler, tapi juga itikm ayam kampung, buras dan telur puyuh.

“Tugas peternakan tidak mungkin hanya pemerintah saja, karena punya keterbatasan, jadi ada organisasi yang menghimpun sehingga bisa lebih muda mengkonsolidasikan, tantangan jelas prospek di Kalbar sangat bagus,” katanya.

Secara regional, kata Munsif, Kalimantan Barat untuk telur menduduki nomor dua setelah Kalsel di Kalsel jumlah produksi telur mencapai 110 ribu ron dan di Kalbar mencapai 80 ribu ton pertahun.

“Di Kalbar telur dominan sekitar Singkawang dan Mempawah, broiler sampai dihulu masih ada, Pinsar penting sekali lagi kebutuhan konsumsi Kalbar yang sangat besar. Kita sampaikan bahwa konsumsi telur masyarakat Kalbar sudah naik 60 persen  sejak 2017-2020,” katanya.

Ketua Pinsar Indonesia Kalbar, Budiman mengatakan keberadaan Pinsar Indonesia berupaya maksimal untuk memenuhi telur dan daging di Kalbar.

Penulis : Tim Liputan
Editor    : Hendra

Bagikan:
Komentar Anda

Berita Terkini