|

Tiga Pengedar Sabu Diamankan Polisi di Sekadau

Polres Sekadau kembali mengungkap kasus tindak pidana penyalahgunaan narkotika bulan Juni 2020 dengan menetapkan tiga orang tersangka yang diamankan diduga mengedarkan narkotika jenis sabu di Sekadau, 
Sekadau (Suara Kalbar) – Polres Sekadau kembali mengungkap kasus tindak pidana penyalahgunaan narkotika bulan Juni 2020 dengan menetapkan tiga orang tersangka yang diamankan diduga mengedarkan narkotika jenis sabu di Sekadau.

“Penangkapan dilakukan berdasarkan informasi warga adanya transaksi narkoba di Desa Gonis Tekam Sekadau Hilir. Mereka diamankan, di duga akan mengedarkan narkotika jenis sabu di Kabupaten Sekadau,” ujar Kapolres Sekadau, AKBP Marupa Sagala, Senin (29/6/2020).

Dia menjelaskan berdasarkan informasi tersebut, pada Senin (22/6/2020) dini hari Tim Satuan Reserse Narkoba Polres Sekadau melakukan penangkapan terhadap FP (31) dan LT (23).

“Setelah dilakukan pemeriksaan kedua orang ini didapati membawa narkotika jenis sabu dalam sebuah bungkus rokok, di dalam bungkus rokok tersebut ditemukan plastik warna hitam berisikan satu buah plastik klip transparan berisikan kristal bening yang diduga narkotika jenis sabu,” katanya.
Dia menjelaskan barang bukti yang diamankan sabu seberat netto 0,42 gram, uang tunai, dua unit handphone dan satu unit sepeda motor. Barang bukti narkotika jenis sabu dengan berat netto 0,42 gram tersebut telah diuji di Laboratorium BB POM Pontianak.

Kemudian hasil dari pengembangan, dilakukan penangkapan terhadap pelaku AG, diamankan petugas pada Kamis (25/6/2020) malam pukul 20.00 WIB di salah satu rumah kost di Kabupaten Sintang.

Barang bukti yang diamankan alat isap sabu, satu buah sendok sabu terbuat dari potongan pipet plastik warna putih korek api merk tokai warna hijau dan satu unit handphone. Peran AG adalah mengambil barang sabu kemudian akan diedarkan oleh FP dan LT di Kabupaten Sekadau.

"Kemudian pada tanggal 25 Juni 2020 malam, petugas juga mengamankan AG yang diduga akan mengambil barang dari FP dan LT," katanya.

Ketiga pelaku merupakan warga Sanggau yang bekerja di salah satu perusahaan di Sintang dan saat ini diamankan di Mapolres Sekadau.

FP dan LT dikenakan Pasal yang disangkakan adalah pasal 114 (1) dan 132 dan atau 112 (1) UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika ancaman hukuman maksimal lima tahun sedangkan AG dikenakan Pasal 114 (1) JO pasal 132 (1) dan atau pasal 112 (1) UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika ancaman hukuman maksimal lima tahun.

“Selama kurun waktu enam bulan sejak Januari 2020, Polres Sekadau telah mengungkap sebanyak lima kasus narkotika dengan 10 orang tersangka,” katanya.

Penulis : Tambong Sudiyono
Editor   : Hendra

Bagikan:
Komentar Anda

Berita Terkini