Tali Layangan Kembali Lukai Warga

Editor : Dina Prihatini Wardoyo
Korban tali layangan 
Pontianak (Suara Kalbar) - Layang-layang adalah permainan tradisional yang masih turun temurun dimainkan masyarakat hingga saat ini.

Khususnya di Kalimantan Barat, permainan semacam ini banyak digemari masyarakat,
dari kaum anak-anak, remaja,hingga orang dewasa masih suka bermain dengan permainan tradisional yang satu ini.

Tetapi, banyak efek jahat yang ditimbulkan jika yang memainkan layang-layang ini tidak berhati-hati atau sembarangan. Ketidak hati-hatian ini dapat menimbulkan korban.
Seperti luka karena terkena gelasan tali kelayang ini,maupun korban jiwa.

Salah satu warga Pontianak, Muhammad (18) terkena imbas dari tali layang-layang yang sembarangan melintas ditengah jalan raya.

"Saya sore-sore lagi naik diatas motor,di jalan dekat SPBU Kodam tiba-tiba ada tali layangan yang entah datangnya dari mana langsung membesit leher kemudian pipi saya," ujar Muhammad kepada suaraKalbar.co.id, Sabtu (13/6/2020).

Ia mengatakan bahwa tali layangan tersebut sempat mengenai tali helm nya hingga tali helmnya putus,kemudian mengenai leher dan tali layangan tersebut menggores pipinya yang menyebabkan luka yang cukup parah dan membekas.

"Tali tersebut menggores tali helm saya sampai putus, kemudian leher dan yang lumayan parah dan membekas itu di bagian pipi saya, dari atas bibir sampai ke dekat telinga goresannya," terang Muhammad.

Muhammad kemudian berharap kepada dinas terkait setempat untuk dapat menertibkan masyarakat yang masih memainkan layangan tanpa kehati-hatian sehingga dapat memunculkan korban baru.

"Saya berharap kepada Satpol PP ,TNI dan Polri dapat menertibkan warga yang masih bingal dan sembarangan memainkan layang-layang. seperti saya ini kan lagi berkendara di jalan,mana mungkin saya tahu kalau ada tali layangan yang melintas di tengah jalan,kalau bisa ditertibkan lah agar tidak muncul korban lain seperti saya," pungkas Muhammad.


Penulis  : Yapi Ramadhan
Editor    : Dina Wardoyo

Advertising
Share:
Komentar

Advertising

Terkini