|

Sujiwo Mundur, Muda Mahendra: Satu Kata, Polemik Tidak Diperpanjang

Bupati Kuburaya, Muda Mahendra
Pontianak (Suara Kalbar) – Wakil Bupati Kuburaya mengumumkan keseriusannya mundur dari jabatan Wakil Bupati sejak 21 Mei 2020 yang dikatakannya secara langsung didepan ratusan simpatisannya.

Sujiwo mengakui jika Bupati Kuburaya telah semena-mena terhadap dirinya dan menginginkan kejujuran dari orang nomor satu di Kuburaya itu.

Menanggapi hal itu, Bupati Kuburaya Muda Mahendra enggan berkomentar banyak.

“Satu kata saja, polemik tidak diperpanjang,” ungkapnya kepada wartawan, Senin (22/6/2020).

Menurutnya ia lebih memilih tidak memperpanjang polemik karena banyak hal yang harus ia urus terutama dalam membangun Kuburaya kedepannya.

“Kami masih harus fokus banyak sekali untuk Kuburaya terutama ditengan pandemi seperti ini. Kesian masyarakat masih banyak yang susah sehingga jangan lebih menambah beban masyarakat,” jelasnya.

Sementara Wakil Ketua DPRD Kuburaya, Usman menjelaskan sebagai partai pengusung berusaha untuk memediasi dan berharap Wakil Bupati mendengarkan pendapat suara partai pengusung yang berharap Sujiwo mengurungkan niatnya mengundurkan diri sebagai Wakil Bupati KKR.

“Kami sebagai partai pengusung tidak menyetujui kemunduran Wakil Bupati sebelum masa periode berakhir di 2024 nanti sesuai komitmen awal sebagai partai pengusung,” tegasnya.

Dijelaskannya, partai pengusung telah menerima surat pengunduran diri Sujiwo namun sepakat akan menunda mekanisme surat pengunduran diri karena berharap mediasi dapat dilakukan dengan hasil yang baik.

“ Perhari ini surat sudah kami terima dan akan kami pending sampai mediasi kami lakukan,” jelasnya.

Ia menambahkan proses mediasi nantinya akan menemukan kedua pihak yaitu Bupati dan Wakil Bupati dikarenakan apa yang terjadi dianggap oleh partai pengusung proses mediasi menjadi langkah yang tepat mengatasi konflik ini.

“Jika melalui mediasi kita menemukan jalan damai maka jalannya pemerintahan tetap dilakukan. Namun jika lewat mediasipun tidak bisa untuk pengunduran diri, silahkan dilanjutkan. Oleh karenanya beri kami kesempatan untuk memediasi kedua pihak ini terlebih dahulu,” pungkas politisi Demokrat ini.


Penulis : Dina Wardoyo
Editor   : Diko Eno

Bagikan:
Komentar Anda

Berita Terkini