|

Seorang PKL Dilarikan Ke RS Lantaran Dibogem Pria Mengaku Korlap PKL

Sandy Pradana (23), seorang  pedagang kaki lima yang dibogem oleh seorang pria yang mengaku Korlap PKL di Taman Kantor Bupati Aceh Tamiang, Senin (8/6/2020).

Aceh Tamiang (Suara Kalbar) -  Sandy Pradana (23), seorang pedagang kaki lima  menjadi korban penganiayaan pria yang mengaku dirinya seorang koordinator lapangan pedagang kaki lima di Taman Kantor Bupati Aceh Tamiang, Senin (8/6/2020).

Kronologis kejadian itu terjadi pada Minggu7/6/ 2020) sekitar pukul 14.45 WIB, Sandy seorang pedagang makanan dan minuman saat itu lagi membuat pesanan Jus milik pelanggan.

Tidak lama pelaku pria berinisial  D (36) menemui Sandy dengan nada keras. “Ini jualan punya siapa,” ujar pelaku kepada Sandy.

Kemudian Sandy menjawab bahwa dagangan itu punya Bije, tidak berapa lama nada perkataan pelaku semakin meninggi dan korban meminta agar pelaku tidak langsung marah-marah, tapi pelaku tak peduli dan langsung menonjok Sandy hingga Sandy terjatuh dan mengeluarkan darah dihidungnya.

Tidak lama atas kejadian itu,  korban Sandy (23) langsung ke Kantor Polsek setempat untuk membuat laporan atas kejadian penganiayaan tersebut, dimana saat itu  kondisi korban mengeluarkan  darah dibagian wajah dan bajunya.

Setelah membuat laporan di polsek Karangbaru Aceh Tamiang Sandy langsung dilarikan ke RSUD Aceh Tamiang untuk mendapatkan perawatan Intensif oleh Tim Medis.

Saat diperiksa tim medis dengan kondisi Sandy tidak memungkinkan Sandy harus di rawat di RSUD Aceh Tamiang diruangan Muda Sedia kamar Syafa.

Orang tua Sandy, Pasi (59) mengharapkan  pelaku yang memukul anaknya agar segera ditangkap untuk mempertangung jawabkan atas kejadian ini.

"Saya berharap pihak kepolisian Polsek Karangbaru segera menahan pelaku. Agar diproses hukum yang berlaku," katanya.

Kapolres Aceh Tamiang AKBP Ari Lasta Irawan SIK melalui Kapolsek Karang Baru, IPTU Tarmidi, membenarkan atas kejadian tersebut.

Di lain tempat tim medis mengatakan pasien atas nama Sandy Pradana sudah melakukan satu kali ronsen. “Sore ini hasilnya keluar hasil ronsen dibagian hidungnya apakah ada patah tulang dibagian hidung atau retak,” katanya.

Bije pemilik dagangan tempat bekerja Sandy di lokasi berjualan saat dikonfirmasi media ini mengatakan pihak Polsek Karang Baru kemarin sudah ke rumah pelaku tapi pelaku tidak di rumah dan diduga melarikan diri.“Menurut keterangan dari saksi yang melihat kejadian, pelaku berinisial D setelah memukul korban.

Pelaku sempat mengambil pisau tanpa sepengetahuan korban. Bahwa pisau tersebut sudah di bagian tangan belakang pelaku,"ungkapnya.

"Diketahui, pisau tersebut diketahui setelah pelaku menancap pisau tersebut ke meja pembuatan jus," katanya.

Penulis    : Muhammad Irwan
Editor      : Hendra

Bagikan:
Komentar Anda

Berita Terkini