|

Pilu, Saat Sampan Tenggelam, Sang Nenek Sempat Pegang Tangan Cucunya

Pencarian korban tenggelam, Sediawati (45) bersama cucunya, Alif Aroka (6 tahun) di Sungai Pinoh
Melawi (Suara Kalbar) - Pencarian korban tenggelam, Sediawati (45) bersama cucunya, Alif Aroka (6 tahun) di Sungai Pinoh terus dilakukan.

Korban yang merupakan warga Dusun Pengayang Desa Senempak, Kecamatan Pinoh Selatan Kabupaten Melawi tenggelam setelah sampan yang mereka gunakan karam.

Ade Kurniawan, (10 tahun) salah satu korban yang selamat mengungkapkan detik detik peristiwa naas tersebut yang terjadi, Senin (8/6/2020) sekitar pukul 15 00 wib itu.

Bahkan diungkapkannya, kejadian begitu cepat. Perahu mendadak miring dan karam di Sungai Pinoh. Ketiganya langsung terseret arus yang dalam kondisi deras.

Beruntung, Ade Kurniawan bocah yang masih mengenyam dibangku sekolah kelas 4 SD itu berhasil selamat. Ia ditemukan salah satu warga saat habis pulang berladang atau berkebun yang berada di tepian sungai.
Dan langsung memberitahukan kejadian kepada warga Dusun Pengayang.

Menurut keterangan Ade, Sampan miring dan tenggelam dan mereka bertiga hanyut tenggelam

Ia sempat berenang dan hanyut memegang sampan. Sedangkan Nenek Sediasati sempat memegang akar kayu dan megang tangan cucunya Alif Aroka.

Karena tidak kuat megang akar kayu , kedunyapun hanyut di Sungai Pinoh dan sampai sekarang masih belum ditemukan.


Penulis : Dea Kusumah Wardhana
Editor   : Dina Wardoyo
Bagikan:
Komentar Anda

Berita Terkini