Peringati Hari Keluarga ke- 27 BKKBN Jalankan Program Pelayanan KB Sejuta Akseptor

Editor : Dina Prihatini Wardoyo
BKKBN Provinsi Kalimantan Barat turut memeriahkan Hari Keluarga Nasional Ke 27 
Pontianak (Suara Kalbar) -  Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Kalimantan Barat turut memeriahkan Hari Keluarga Nasional Ke 27 yang digelar di seluruh Indonesia.

Kegiatan Hari Keluarga Nasional yang ke 27 ini akan dipusatkan di Jakarta yang sebenarnya sesuai perencanaan di Padang, Sumatera Barat.

"Karena kondisi pandemi Covid-19 ini kegiatan Harganas tingkat pusat di Padang tidak bisa dilaksanakan dan dipusatkan di Jakarta," ujar Tenny Calvenny Soriton, selaku Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Kalbar.

Selanjutnya, ia juga menuturkan bahwa kegiatan yang ada di provinsi Kalbar akan dilaksanakan di kantor perwakilan BKKBN dengan beberapa rangkaian.
"Jadi untuk memperingati Harganas yang ke 27 ini Kalbar menyiapkan beberapa kegiatan dan melaksanakan program-program sesuai yang sudah direncanakan," sambungnya.


Tenny Calvenny kembali mengatakan bahwa selain ada kegiatan seminar, kegiatan dari remaja ,juga ada kegiatan unggulan yaitu pelayanan KB sejuta akseptor.

Pada pelayanan KB sejuta akseptor ini akan ditempatkan dibeberapa titik yang tersebar di seluruh kabupaten dan kota yang ada di Kalbar dikarenakan BKKBN juga memperhatikan protokol kesehatan. Dengan disebarkan nya beberapa titik tersebut Tenny berharap agar tidak terjadi penumpukan massa.
"Untuk yang pil, mereka jemput bola, mereka datang sesuai data yang ada,membawa pil kepada peserta Kb untuk menyerahkan pil atau kondom," terang Tenny.

Kegiatan ini serempak secara nasional  diselenggarakan pelayan KB sejuta akseptor ada pembagian-pembagian secara rutin ada juga pelayanan KB paska keguguran dan paska melahirkan.

Ia mengharapkan fasilitas kesehatan dan rumah sakit,dan rawat inap persalinan dapat memotivasi para wanita yang baru melahirkan untuk dapat menggunakan kontrasepsi ,mininal pil sebelum pulang kerumah.
"Semua gratis seratus persen, jadi pelayan ini tidak ada dipungut biaya seratus rupiah pun," tegas Tenny.


Penulis : Yapi Ramadhan
Editor    : Dina Wardoyo
Advertising
Share:
Komentar

Advertising

Terkini