Pemkot Ajukan Sejumlah Nama Untuk Bandara Singkawang

Hendra YS
Wali Kota Singkawang, Tjhai Chui Mie menyerahkan Nota Pengantar Wali Kota Singkawang terhadap  Raperda Tentang Nama Bandara di Ruang Sidang Utama DPRD Kota Singkawang, Senin (22/6/2020).
Singkawang (Suara Kalbar)-  Wali Kota Singkawang, Tjhai Chui Mie mengungkapkan Pemkot Singkawang mengusulkan sejumlah nama untuk Bandara Singkawang ke pihak Pemerintah Pusat.

“Kita menyampaikan Raperda menentukan nama-nama bandara baru di Kota Singkawang, ada beberapa nama yang kita usulkan contoh nama proklamator kita Bung Karno, pejuang atau pahlawan kita asal Kalbar dan lain-lainnya,” ujar Wali Kota Singkawang, Tjhai Chui Mie usai menyampaikan nota pengantar Wali Kota Singkawang terhadap Raperda Tentang Nama Bandara di Ruang Sidang Utama DPRD Kota Singkawang, Senin (22/6/2020).

Dia menjelaskan kepada semua pihak,  termasuk Anggota DPRD Kota Singkawang untuk dapat membahasnya lebih rinci yang akhirnya bisa mendapatkan nama yang lebih baik yang akan disuguhkan ke Kemenhub.

“Sesuai dengan yang saya sampaikan masih berlanjut dengan vidcon dengan Kemenhub yang jelas akan ke lokasi dan melakukan kunjungan secara administrasi nanti kita lanjutkan tim percepatan melalui Surat Keputusan Wali Kota  agar tetap berjalan, hampir satu bulan atau seminggu sekali kita melakukan pertemuan,” katanya.

Ditempat yang sama, Kepala Dinas Perhubungan Kota Singkawang, Petrus Yudha Sasmita mengatakan sesuai dengan kajian sesuai kewenangan daerah.

“Sekarang pembahasan base to base karena Covid-19, saat ini kita sudah pada tahap rencana serah terima Pemkot dan Kemenhub, termasuk penamaan nama bandara, sesuai ketentuan perundang-undangan,” jelasnya.

Dia menjelaskan saat ini, untuk progres pembangunan bandara masih tahap satu dan untuk proses land clearing menggunakan dana APBN.

“Kemarin kita sudah visit, sedangkan untuk pembangunan infrastruktur ini dilakukan dengan investor,” katanya.

Menurutnya, kewenangan pembangunan bandara sudah masuk ke kewenangan pusat termasuk soal anggaran sudah masuk ke Kementrian Keuangan.

Yudha mengatakan untuk luasan lahan bandara seluas 151, 45 hektare dan saat ini  sudah dalam sertifikat atas nama Pemkot Singkawang, kemudian selanjutnya diserahterimakan ke Pemerintah Pusat untuk pembangunan Bandara Singkawang.

Penulis : Tim Liputan
Editor    : Hendra

Advertising
Share:
Komentar

Advertising

Terkini