|

Pelantikan 30 Kades di Mempawah, Ini Harapan Anggota DPRD Kalbar

Anggota DPRD Provinsi Kalbar, Arif Rinaldi
Mempawah (Suara Kalbar)- Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Barat, Arif Rinaldi, mengapresiasi suksesnya Pemerintah Kabupaten Mempawah menyelenggarakan Pilkades E-Voting serentak tahun 2020.
Legislator Partai Golkar itu menyebut, keberhasilan tersebut patut ditiru dan menjadi barometer bagi daerah lainnya di Kalimantan Barat.

“Selamat kepada Pemerintah Kabupaten Mempawah telah sukses melaksanakan Pilkades E-Voting serentak tahun 2020. Kini 30 kades terpilih telah dilantik oleh Bupati Mempawah, Hj Erlina,”ujar Arif saat menghadiri Pelantikan 30 Kades Terpilih Hasil Pilkades E-Voting tahun 2020 di Kantor Bupati Mempawah, Selasa (30/6/2020).

Legislator Dapil Mempawah-Kubu Raya itu menilai, keberhasilan penyelenggaraan Pilkades E-Voting merupakan prestasi membanggakan bagi daerah dan masyarakat Kabupaten Mempawah.

Sebab, Pemerintah Kabupaten Mempawah menjadi pioner pelaksanaan Pilkades E-Voting di Kalbar, bahkan Kalimantan.

“Selamat pula atas pelantikan 30 kades terpilih di Kabupaten Mempawah. Mudah-mudahan kades terpilih dapat menjalankan amanah masyarakatnya dengan baik dan maksimal,” katanya.

Anggota Komisi II DPRD Provinsi Kalbar itu berharap, kades yang telah dilantik dapat bersinergi dengan pemerintah daerah dalam mensukseskan program kerja serta visi misi daerah Kabupaten Mempawah.

“Kades juga diharapkan dapat berinovasi khususnya dalam upaya meningkatkan kinerja pelayanan publik,” ucap Arief.

Tak hanya itu, putra sulung Wakil Gubernur Kalbar itu mengatakan, kades dituntut untuk meningkatkan komunikasi dan koordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Mempawah. Terlebih dalam dalam situasi pandemi Covid-19, banyak hal yang harus ditangani. Dibutuhkan sinergitas dan kerjasama yang baik dari tingkat atas hingga desa.

“Penting pula untuk selalu berkoordinasi dan berkomunikasi dengan OPD Pemerintah Kabupaten Mempawah dalam merealisasikan program strategis di masyarakat, sehingga tercipta sinergitas yang baik dan terukur. Dengan begitu, program kerja yang dilaksanakan akan maksimal dan tepat sasaran,” ujarnya.

Terakhir, Anggota DPRD yang membidangi pertanian, perkebunan, peternakan, industri serta UMKM itu mengingatkan Kades agar berhati-hati dalam pengelolaan dana desa. Kades mesti memahami aturan dan ketentuan yang berlaku dalam penggunaannya.

“Realisasi dana desa harus dipertanggungjawabkan sesuai ketentuan yang ada. Karena itu, para kades harus memahami aturan sehingga dapat mengaplikasikannya dalam bentuk kebijakan baik yang bersifat anggaran dan lainnya,” tukas dia.

Penulis : Dian Sastra
Editor   : Hendra


Bagikan:
Komentar Anda

Berita Terkini