|

Memasuki New Normal, Edi Rusdi Kamtono Sosialisasi Kepada Para Pelaku Usaha

Walikota Pontianak,Wakil Walikota Pontianak , Kapolresta Pontianak melakukan foto bersama dengan para pelaku usaha pada pertemuan di Aula SSA kantor walikota Pontianak,Rabu (10/6/2020).
Pontianak (Suara Kalbar) - Wali Kota Pontianak ,Edi Rusdi Kamtono melakukan sosialisasi penerapan protokol kesehatan pedoman normal baru (New Normal) aktivitas sektor perdagangan dan jasa pada area publik guna mendukung keberlangsungan usaha pada masa pandemi Covid-19 di Pontianak.

Kurang lebih sebanyak 80 orang pelaku usaha di Kota Pontianak menghadiri pelaksanaan sosialisasi yang dilakukan oleh pemerintah kota Pontianak

Edi  memberikan surat edaran kepada para pelaku usaha agar para pelaku usaha dapat menerapkan sebaik mungkin dengan memperhatikan protokol-protokol kesehatan.

"Tujuannya agar memutus mata rantai penyebaran agar tidak terjadi gelombang kedua," ujar walikota Pontianak pada pertemuan dengan para pelaku usaha, Rabu (10/6/2020).

Selanjutnya, dia mengajak para pelaku usaha dan masyarakat untuk bersama-sama melawan virus covid-19 yang masih ada di kota Pontianak.

"Melawan Virus bukan hanya tugas pemerintah, TNI-Polri, tetapi kita semua harus bersama-sama untuk memutuskan rantai penyebaran virus Covid-19. Saya mengharapkan kerjasama nya," tegasnya.

Pemerintah Kota Pontianak dibantu TNI-Polri dan Satpol PP akan tetap mengawasi tempat usaha, mengingatkan dan mengayomi masyarakat yang masih tidak disiplin pada aturan-aturan yang sudah diberikan oleh pemerintah.

"Silahkan bapak ibu buka tempat usahanya, silahkan berinovasi. kita nanti akan ada rencana memberikan reward kepada para pelaku usaha yang mengikuti aturan sesuai standar protokol-protokol kesehatan agar para pelaku usaha lebih semangat," kata Edi.

Ia menuturkan kepada para pelaku usaha untuk tetap mengikuti surat edaran yang sudah diberikan pemerintah seperti menyediakan alat pengukur suhu, tempat cuci, tangan,tetap menjaga jarak dan selalu mengingatkan pengunjung agar tetap mematuhi protokol-protokol kesehatan yang ada,supaya semuanya memaklumi sehingga menjadi terbiasa.

Sementara itu, tempat-tempat yang banyak dilakukannya aktivitas-aktivitas masyarakat masih disusun protokol-protokol kesehatannya dan akan segera disosialisasikan.

"Untuk tempat biskop, tempat olahraga,taman, ya mudah-mudahan awal Juli lah paling lama, termasuk wedding dan lain sebagainya," terangnya.

Sementara itu, Kapolresta Pontianak, Kombes Pol. Komaruddin dalam pertemuan kali ini menyatakan siap untuk mendisiplinkan masyarakat dan meminta masyarakat agar selalu bisa bekerjasama agar memutus rantai penyebaran Covid-19.

"Upaya yang dilakukan akan menjadi sia-sia kalau tidak ada kerjasama antara pemerintah, TNI-Polri, tenaga medis dengan masyarakat," ujarnya.

Dia katakan bahwa tim yang turun dilapangan masih menemukan gambaran aktivitas-aktivitas masyarakat yang hanya tahu 'normal' nya saja tanpa tahu apa itu 'new normal'.

"Masyarakat harus benar-benar memahami makna dari 'new normal' itu apa,jangan hanya 'normal' nya saja tapi ada 'new' nya disana dimana kita harus membiasakan diri dengan pola-pola kehidupan yang baru, pola-pola pembiasaan mengedepankan protokol-protokol kesehatan ini yang harus dilakukan pengawasan," jelasnya.

Komaruddin meminta masyarakat untuk memahami surat edaran kebijakan yang sudah dikeluarkan oleh pemerintah sesuai dengan protokol-protokol kesehatan.

"Kami sangat berharap kerjasama dari kita semua,baik dari petugas, pelaku usaha dan juga masyarakat mari sama-sama menjadi bagian dalam sebuah upaya memutus rantai sebaran virus Corona," pungkasnya.


Penulis    : Yapi Ramadhan
Editor      : Diko Eno
Bagikan:
Komentar Anda

Berita Terkini