|

Liong Sui Ha Negatif Covid-19, Pihak Keluarga Minta Klarifikasi Gugus Tugas

Ervina anak mendiang Liong Sui Ha yang menunjukan surat hasil swab yang menyatakan ibunya negatif Covid-19
Mempawah (Suara Kalbar)- Liong Sui Ha (64), warga Sungai Pinyuh yang dinyatakan meninggal dunia dalam status pasien dalam pengawasan (PDP) di RSUD dr Rubini Mempawah, menyisakan kesedihan mendalam, juga cerita pahit bagi pihak keluarga.

Ervina, anak mendiang Liong Sui Ha mengatakan, status PDP yang disematkan kepada ibunya, kemudian meninggal dunia di rumahsakit, merupakan pukulan berat bagi pihak keluarga. Sebab meski punya riwayat perjalanan dari Kuching, Malaysia, Liong Sui Ha bukan lah meninggal karena Covid-19.

“Ibu memang punya penyakit bawaan. Begitu dibawa berobat di RSUD dr Rubini Mempawah, saat di-rapid test, hasilnya reaktif. Ibu yang sudah dalam kondisi kritis langsung ditangani di ruang isolasi,” ujarnya.

Saat dirawat di ruang isolasi, dirinya dan pihak keluarga sudah mempertanyakan. Ia menyakini, hasil reaktif rapid test bukan karena ibunya terinfeksi Covid-19, melainkan karena penyakit bawaan, salahsatunya adalah diabetes melitus.

Pernohonan pihak keluarga agar Liong Sui Ha tak dirawat di ruang isolasi, tidak disetujui pihak rumahsakit dan dokter.

“Begitu ibu meninggal dunia dalam status PDP dan dimakamkan dengan prosedur Covid-19, kami benar-benar terpukul. Para tetangga menutup pintu, bahkan menjauhi kami sekeluarga. Saya sampai menangis,” cerita Ervina lagi.

Sejak itu, dirinya dan pihak keluarga semakin dijauhi warga setempat. Ia mengaku beruntung masih memiliki teman-teman yang menguatkan jiwanya. Dengan demikian, Ervina yang awalnya terpuruk, mulai bangkit untuk menghadapi kejadian ini dengan lapang dada.

Apalagi setelah terbit surat hasil pemeriksaan yang menyatakan ibunya, Liong Sui Ha, negatif Covid-19, Ervina berharap status negatif yang terlanjut melekat pada ibunya, dapat hilang dan dipahami masyarakat.

“Dalam surat hasil pemeriksaan dari Dinas Kesehatan Provinsi Kalbar, saya tegaskan, ibu saya Liong Sui Ha, bukan meninggal karena Covid-19,” katanya.

Ia lantas meminta Gugus Tugas Kabupaten Mempawah memberikan pernyataan kepada publik bahwa Liong Sui Ha meninggal dunia bukan karena Covid-19. Agar, nama baik ibunya dan keluarga dapat dipulihkan.

“Dengan status PDP yang melekat pada almarhumah ibu saya, kami sekeluarga merasa dipojokkan dan berharap Gugus Tugas Kabupaten Mempawah segera mengklarifikasi hal ini secepatnya, sebelum kami menempuh jalur hukum,” katanya.

Terkait dengan prosesi pemakaman sesuai adat Tionghoa, Ervina mengatakan, sedang dibahas di internal pihak keluarga. Sebab sebelumnya, Liong Sui Ha dimakamkan tim gugus tugas dengan protap Covid-19.

“Jika pihak keluarga sudah sepakat, makam ibu rencananya akan kami bongkar. Kami akan makamkan sesuai tradisi Tionghoa,” tegasnya.

Penulis : Dian Sastra
Editor : Hendra

Bagikan:
Komentar Anda

Berita Terkini