|

Gerebek Sabung Ayam Wajok Hulu, Naik Dump Truk, Lewati Jalan Rusak 10 Km

Petugas gabungan Polres Mempawah dan Polsek Siantan membawa tersangka dan barang bukti perjudian sabung ayam dengan menaiki dump truk melewati jalan rusak sepanjang 10 kilometer.[Suarakalbar/Dian Sastra]
Mempawah (Suara Kalbar)-Tim Gabungan Polres Mempawah dan Polsek Siantan sukses menggerebek arena judi sabung ayam di Dusun Mambo, Desa Wajok Hulu, Kecamatan Jongkat, Kabupaten Mempawah, Sabtu (27/06/2020).

Dalam penggerebekan itu, polisi mengamankan tujuh tersangka, berikut barang bukti ayam sabung, terpal, tas ayam, uang taruhan dan tujuh sepeda motor. Tersangka dan barang bukti kini diproses lebih lanjut di Mapolres Mempawah.

Namun di balik keberhasilan tersebut, tidak banyak yang tahu, betapa personel tim gabungan harus bersusah payah untuk mencapai lokasi dan melakukan penangkapan. Tidak saja karena arena perjudian yang berpindah-pindah, tapi juga meng-A1-kan adanya permainan tengah berlangsung agar proses penegakan hukum tak sia-sia.

Artinya, saat dilakukan penggerebekan, polisi harus mendapatkan tersangka dan alat bukti yang cukup agar bisa diproses hukum lebih lanjut. Dengan demikian, timbul efek jera agar tidak ada lagi yang berani memasang taruhan dengan modus sabung ayam.

Mengutip dari akun Youtube Polsek Siantan Jongkat, tergambar secara jelas proses penggerebekan sabung ayam di Dusun Mambo, Desa Wajok Hulu. Sejak pagi, petugas sudah berkumpul di Mapolsek Siantan.

Lalu terlihat datang sebuah dump truk dengan bak warna merah, tiba di Mapolsek untuk mengangkut personel gabungan. Hebatnya, dump truk tersebut dikemudikan sendiri oleh Kapolsek Siantan, Iptu Tarminto.

Setelah intelijen kepolisian meng-A1-kan bahwa perjudian sabung ayam telah berlangsung, petugas pun bergerak ke TKP. Untuk mencapai lokasi dengan dump truk, tidak bisa lewat jalur jalan Desa Wajok Hulu. Melainkan, harus masuk dulu ke kawasan Pontianak Utara, tepatnya Jalan 28 Oktober, Siantan Hulu.

Awalnya, jalan dilalui mulus. Tapi begitu masuk lokasi, kerusakan jalan yang berlubang dan berbatu, membuat para petugas yang duduk di bak belakang dump truk, terlihat mengubah posisi duduk agar tidak merasa sakit karena berbenturan dengan bak besi.

Cukup lama petugas merasa “tersiksa” dalam perjalanan sejauh 10 kilometer tersebut. Semakin dekat arena sabung ayam, semakin kuat pula goyangan dump truk. Perut serasa dikocok karena kondisi jalan yang kian rusak parah.

Tepat pukul 14.00 WIB, tim gabungan tiba di lokasi. Dilakukan pengepungan dengan rapat. Arena sabung ayam berada di kebun, tak jauh dari pemukiman warga Dusun Mambo. Melihat kedatangan petugas, penonton dan pemain sabung ayam kocar-kacir berupaya melarikan diri ke hutan setempat.

Namun, karena rapatnya pengepungan, tim gabungan berhasil mengamankan tujuh pemain berikut barang bukti. Kapolres Mempawah, AKBP Tulus Sinaga, mengatakan, saat diamankan, ada pemain yang berupaya untuk mendekati petugas.

“Tapi petugas kami tak bergeming. Para tersangka dan barang bukti tetap kami amankan untuk diprsoses hukum lebih lanjut. Atas keberhasilan penegakan hukum ini, kami mengucapkan terima kasih atas laporan masyarakat,” tegas Kapolres.



Penulis : Dian Sastra
Editor   : Diko Eno
Bagikan:
Komentar Anda

Berita Terkini