|

Derita Anto Pekerja Buruh Lepas Digubuk Reyotnya

Feri Yulianto (40), pekerja buruh lepas yang hidup bersama istri dan tiga anaknya di kediamannya yang sudah tampak reyot di Jalan Tambang Dusun Beluh Betung, Kampung Sungai Liput Kecamatan Kejuruan Muda, Kabupaten Aceh Tamiang, Minggu (21/6/2020).
Aceh Tamiang (Suarakalbar) – Feri Yulianto (40), pekerja buruh lepas berharap pemerintah dapat memberikan bantuan terhadap bangunan rumahnya yang sudah mulai reyot di Jalan Tambang Dusun Beluh Betung Kampung Sungai Liput Kecamatan Kejuruan Muda, Kabupaten Aceh Tamiang.

Ayah tiga anak ini mengaku ketika saat musim hujan, terpaksa air hujan merembes ke dalam rumahnya lantaran atap rumahnya sudah banyak yang bocor.

“Ada sedikit sisa untuk berteduh dari hujan dan panas,"ujar Feri Yulianto di kediamannya Minggu (21/6/2020).

Feri Yulianto yang hidup bersama istrinya, Nuraini (35), bersama tiga anaknya masing-masing Ibnu Nur Iman (13), pelajar kelas 2 SMP Negeri 2 Sungai Liput, Intan Kumalasari (10), pelajar kelas 5 SD dan Hanan Maulana (2).

Tidak hanya itu, Feri Yulianto atau biasa disapa Anto ini juga menceritakan rumahnya ketika musim penghujan juga rawan terkena banjir, namun hingga kini bantuan untuk perbaikan rumah belum pernah dia dapatkan.

Meskipun begitu, dia mengaku selalu bersyukur lantaran terakhir ini dia mendapatkan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT DD) namun dirinya berharap ada bantuan untuk perbaikan rumahnya.

"Inilah istana kami, besar harapan semoga Pemerintah, Anggota DPR bisa membantu pembangunan gubuk reyot ini, bahkan para tetangga mengatakan bahwa ketika hujan, bangunan ini tampak bergoyang,” katanya.

Bangunan rumah milik Feri Yulianto ini sudah mulai miring, sengnya penuh dengan lubang, dindingnya sudah banyak rusak, lantai rumahnya sudah tak berbentuk semen lagi dan tampak kumuh.

Penulis : Muhammad Irwan

Editor   : Hendra

Bagikan:
Komentar Anda

Berita Terkini