|

DAD Sanggau Tinjau Kesiapan Nosu Minu Podi

Sekretaris Dewan Adat Dayak (DAD) Kabupaten Sanggau, Urbanus bersama Koordinator Hubungan Antar Lembaga DAD Sanggau, Yuvenalis Krismono dan pengurus lainnya meninjau persiapan Nosu Minu Podi di Rumah Betang Raya Dori Mpulor Sanggau, Kecamatan Kapuas, Kabupaten Sanggau, Senin (22/6/2020).
Sanggau (Suara Kalbar) - Sekretaris Dewan Adat Dayak (DAD) Kabupaten Sanggau, Urbanus bersama Koordinator Hubungan Antar Lembaga DAD Sanggau, Yuvenalis Krismono dan pengurus lainnya meninjau lokasi tempat akan dilaksanakannya acara ritual adat Nosu Minu Podi di Rumah Betang Raya Dori Mpulor Sanggau, Kecamatan Kapuas, Kabupaten Sanggau.

“Bahwa di tahun 2020 ini pesta gawai dayak Nosu Minu Podi ditiadakan, Mengingat masih dalam masa pandemi Covid-19,” ujar Sekjen DAD Kabupaten Sanggau, Urbanus.

Dia menjelaskan, namun acara ritual Adat Nosu Minu Podi atau syukuran mengambil semangat padi tetap dilaksanakan. Cuman sampai hari ini kita belum menentukan  tanggal pelaksanaanya, Tapi intinya dilaksanakan  bulan Juli 2020.

“Sekarang kita sedang mempersiapkan panitia untuk ritual adat nosu minu podi. Dan rencananya juga akan dilaksanakan ritual adat tolak bala dalam rangka mencegah Covid-19. Rencananya akan dilaksanakan di hari yang sama,"katanya.

Urbanus menambahkan bahwa kegiatan ritual adat nosu minu podi harus dilaksanakan, Karena merupakan hal yang sakral dan wajib dilakukan oleh masyarakat adat Dayak.

"Jadi dengan dikeluarkannya Surat penundaan Pesta Gawai Dayak Kabupaten Sanggau oleh DAD Kabupaten Sanggau yang ditandatangani oleh Ketua DAD, Yohanes Ontot bahwa di tahun 2020 tidak ada kegiatan pesta gawai Dayak Tingkat Kabupaten Sanggau yang semula akan dilaksanakan rutin setiap tahun pada tanggal 7 Juli 2020, Tetapi untuk acara ritual adat Nosu Minu Podi tetap dilaksanakan,"ujar Urbanus.

Urbanus berharap dukungan seluruh masyarakat adat dayak Kabupaten Sanggau agar kegiatan tersebut dapat berjalan degan baik, Namun tetap mematuhi protokol kesehatan dalam rangka pencegahan penyebaran Covid-19.

"Semangat Nosu Minu Podi merupakan upacara pengambilan semangat/roh padi dari ladang yang akan dibawakan ke lumbung padi. Kemudian didoakan dengan penuh ucapan syukur kepada sang pencipta atau di sebut oleh masyarakat dayak Ponompa atau Jubata,"tutupnya.

Penulis :  Ucok
Editor    :  Hendra

Bagikan:
Komentar Anda

Berita Terkini