|

Berawal Dari Chatting, Terjadi Hubungan Terlarang Anak Dibawah Umur

Kapolsek Sanggau Ledo IPDA Dwiyanto Bhanu Susilo
Bengkayang (Suara Kalbar) - Tersangka AS (27), warga di salah satu desa di Kecamatan Seluas, Kabupaten Bengkayang yang merupakan tersangka dugaan persetubuhan terhadap anak dibawah umur diserahkan Polsek Sanggau Ledo ke Satuan Reskrim Polres Singkawang.

Pelimpahan kasus persetubuhan terhadap anak di bawah umur ke Satuan Reskrim Polres Bengkayang dikarenakan Polsek Sanggau Ledo belum memiliki unit PPA (Perlindungan Perempuan dan Anak).

"Pelimpahan kasus persetubuhan terhadap anak di bawah umur ke Satuan Reskrim Polres Bengkayang dikarenakan Polsek Sanggau Ledo saat ini belum memiliki unit PPA (Perlindungan Perempuan dan Anak)," ujar Kapolsek Sanggau Ledo, IPDA Dwiyanto Bhanu Susilo kepada suarakalbar.co.id, Rabu (24/6/2020).

Dwiyanto menjelaskan tersangka dilaporkan oleh orang tua korban pada hari Jumat (19/6/2020)  lalu dan tempat kejadian perkara di salah satu desa di Kecamatan Tujuh Belas Kabupaten Bengkayang.
Kapolsek menjelaskan kronologi terjadinya kasus tersebut bermula dari hari Kamis (18/6/2020) sekitar pukul 04.00 WIB, pelapor yang merupakan orang tua korban terbangun dan menyadari anaknya sebut saja Melati (13) tidak ada di kamar.

Sekitar pukul 06.00 WIB pelapor melihat isi pesan Massenger dari pelaku (AS) yang berisi ajakan pelaku terhadap korban untuk melakukan hubungan intim.

Setelah itu pelapor mendatangi pelaku ke rumahnya untuk menanyakan tentang isi chat tersebut dan diakui oleh pelaku bahwa dia sudah melakukan hubungan badan bersama Melati sebanyak tiga kali pada Selasa (16/6/2020), kemudian pada 16 Juni 2020, pada 17 Juni 2020 dan pada 18 Juni 2020.

Atas kejadian tersebut pelapor melaporkan masalah ini ke Polsek Sanggau Ledo untuk ditindak lanjuti.

"Setelah kami menerima pengaduan tersebut, kami siapkan pengantar untuk dilakukan visum et revertum ke Puskesmas Sanggau Ledo. Hari Senin kemarin hasil visum tersebut selesai dan itulah sebagai alat bukti permulaan yang dapat kami gunakan untuk menindak lanjuti kasus ini," katanya.

Dia mengatakan adapun barang bukti untuk melengkapi penyidikan antara lain satu stel pakaian korban, satu unit ponsel  korban, satu unit ponsel pelaku, satu lembar hasil Visum Et Refertum.

"Saat pelaku akan diamankan didusun Segonde Rt. 002 Rw. 002 desa Pisak kecamatan Tujuh Belas kabupaten Bengkayang, pelaku sudah membawa keluarga dan perangkat dusun asalnya untuk meminang sekaligus melamar Melati. Setelah upaya mediasi pihak keluarga yang difasilitasi di Polsek Sanggau Ledo dan tidak mendapatkan kata sepakat sehingga pelapor menyerahkan sepenuhnya kepada pihak yang berwajib untuk menangani perkara ini," ungkap Kapolsek.

Untuk diketahui, dalam perkara ini tersangka diduga melakukan tindak pidana Persetubuhan Terhadap anak di bawah umur sebagai mana di maksud dalam pasal 81Jo 76 D, 76 E UU RI Nomor 17 tahun 2016 tentang penetapan peraturan pemerintah Pengganti UU RI Nomor 1 Tahun 2016 tentang perubahan ke dua atas UU Nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak menjadi undang-undang.

Penulis : Nadi
Editor   : Hendra

Bagikan:
Komentar Anda

Berita Terkini