|

Satu Karyawan Positif Covid-19, PT. WIKA Rapid Test 28 Orang Terkontak

Rapat di Puskesmas Sungai Kunyit antara Gugus Tugas Kabupaten Mempawah, Muspika, Relawan dan perwakilan PT. Wijaya Karya
Mempawah (Suara Kalbar) - Menindaklanjuti kasus positif Covid-19 karyawan PT WIKA, Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Mempawah bersama Muspika dan Relawan Covid-19 Kecamatan Sungai Kunyit telah berkoordinasi dengan manajemen perusahaan, Senin (04/05/2020) di Posko Covid-19 Kecamatan Sungai Kunyit. Tim Gugus Tugas menyarankan agar 2.400 karyawan PT WIKA menjalani rapid test.

“Kami sudah bicarakan langkah-langkah strategis untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di lingkungan PT WIKA. Mengingat satu karyawan PT WIKA sudah terkonfirmasi positif Covid-19 dan sedang menjalani isolasi di RSUD dr Rubini Mempawah,” terang Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Mempawah, Mukhtar Siagian, kepada wartawan.

Mukhtar mengatakan, manajemen PT WIKA telah melakukan langkah penanganan cepat sejak diumumkannya salah satu karyawannya berinisial PR menjadi pasien positif Covid-19.

“Sejak pengumuman konfirmasi positif terhadap PR, manajemen PT WIKA langsung melakukan rapid test terhadap 28 karyawan yang melakukan kontak dengan pasien PR. Yakni 26 karyawan yang tinggal satu mess dengan pasien PR dan 2 petugas satpam dengan hasil non reaktif,” paparnya.

Bahkan, lanjut Mukhtar, 26 karyawan dan 2 satpam yang berpotensi melakukan kontak dengan pasien PR itu, telah menjalani isolasi mandiri sejak tanggal 13 April lalu. Tujuh hari kedepan, 28 karyawan tersebut akan kembali menjalani rapid test oleh dokter yang bertugas di Klinik PT WIKA.

“Dari riwayat perjalanan, pasien PR pernah pergi ke Kota Singkawang dan Pontianak. Makanya kita terus melakukan penelusuran di daerah mana yang menjadi tempat infeksi pasien positif PR ini,” tuturnya.

Lebih jauh Mukhtar mengatakan, pihaknya mengimbau managemen PT WIKA untuk melakukan rapid test massal terhadap 2.400 karyawannya. Hanya saja, tes massal itu terkendala ketersediaan alat rapid test.

“Harusnya 2.400 karyawan PT Wika di rapid test. Namun stok alat rapid test yang dimiliki PT WIKA hanya tersisa 60 unit. Jika kita mendapatkan bantuan alat, nanti akan kita kirim juga ke PT WIKA,” katanya.


Penulis : Dian Sastra
Editor   : Dina Wardoyo
Bagikan:
Komentar Anda

Berita Terkini