|

Pasien Positif Covid-19, Tusiran: SB Bukan Warga Pasir Wan Salim

Proses penjemputan SB, ABK asal Kayong Utara di Pelabuhan Kuala Mempawah pada 29 April lalu.[Suarakalbar/Dian Sastra]
Mempawah (Suara Kalbar)-Lurah Pasir Wan Salim, Kecamatan Mempawah Timur, Tusiran, meluruskan data terkait pasien positif Covid-19 berinisial SB (40) yang sempat diinformasikan beralamat di Kelurahan Pasir Wan, Kecamatan Mempawah Timur.

“SB aslinya bukan warga Pasir Wan Salim, tetapi informasinya dia adalah warga Kabupaten Kayong Utara,” ungkap Tusiran, Minggu (10/05/2020) sore di Mempawah.

Tusiran menjelaskan, SB yang diketahui bekerja sebagai Anak Buah Kapal (ABK) itu datang ke Pasir Wan Salim dengan menumpang kapal nelayan asal daerah lain yang sandar Kuala Mempawah. Kebetulan, SB memiliki kenalan warga setempat.

“SB ini sempat menginap di salah satu rumah warga Kelurahan Pasir Wan Salim. Karena kondisi SB sering sakit-sakitan, dia dititipkan ke kapal motor nelayan,” ujarnya.

Hingga akhirnya, kondisi kesehatan SB semakin memburuk. Khawatir terjadi hal-hal yang tak diinginkan, maka warga melaporkan kondisi itu kepada petugas Puskesmas Mempawah Timur.

“Petugas kemudian menjemput SB di lokasi Pelabuhan Kuala Mempawah pada malam hari tanggal 29 April. SB langsung dirujuk ke RSUD dr Rubini Mempawah untuk mendapatkan penanganan medis,” katanya.

Di rumah sakit, sambung Lurah, SB mendapatkan perawatan intensif sesuai prokol kesehatan Covid-19. Dan saat dilakukan rapid test hasilnya reaktif. Maka, SB pun ditetapkan menjadi Pasien Dalam Pengawasan (PDP) dan menjalani perawatan isolasi.

“Nah, kemarin kita mendapatkan pengumuman resmi bahwa SB dinyatakan positif Covid-19. Karena itu, kami perlu meluruskan bahwa SB ini bukan warga Kelurahan Pasir Wan Salim,” tegasnya mengakhiri.



Penulis : Dian Sastra
Editor   : Diko Eno
Bagikan:
Komentar Anda

Berita Terkini