Melawi Perpanjang Libur Kegiatan di Sekolah Hingga 30 Mei Dampak Covid-19

Editor : Dina Prihatini Wardoyo
Suasana semangat bersekolah anak anak SD di Nanga Pinoh. Namun, lantaran covid 19 , mereka terpaksa harus melakukan aktivitas belajar di rumah.
Melawi (Suara Kalbar) - Hingga saat ini pandemi Covid 19 masih terjadi di Indonesia. Termasuk di wilayah Provinsi Kalimantan Barat. Tercatat hingga tanggal 4 Mei 2020, sudah sebanyak 73 orang terkonfirmasi terpapar Covid 19 di Kalbar.

Melihat situasi tersebut, Bupati Melawi Panji pun kembali mengeluarkan surat edaran tentang perpanjangan waktu aktivitas belajar dirumah hingga tanggal 30 Mei .

“Keputusan perpanjangan masa libur tersebut tertera pada Surat Edaran Bupati Melawi Nomor :420 / 372 / DIKBUD tentang Perpanjangan Waktu Pengalihan Aktivitas Belajar Dirumah Terkait Pencegahan Penyebaran Covid-19 tertanggal 4 Mei 2020,” kata Kepala Disdikbud Melawi, H. Joko Wahyono, kepada Suara Kalbar.co.id,Selasa (5/5/2020) .

Pihak Sekolah dapat memberikan pembelajaran secara daring maupun luring. untuk daring tentu sekolah di daerah daerah yang telah terjangkau akses internet dan listrik Pln.

"Agar siswa dan guru memeroleh kuota internet, Sekolah dapat menggunakan dana BOS untuk membantu guru dan siswa menbeli pulsa/ kuota internet," katanya.

Sedangkan untuk sekolah yang tidak terjangkau  internet dapat melalui penugasan yang dsampaikan oleh sekolah ke orangtua siswa untuk disampaikan ke siswa

Joko menegaskan, kebijakan belajar di rumah ini bagi siswa negeri maupun swasta seluruh tingkatan diberlakukan untuk mencegah penyebaran Covid-19.

Joko meminta bagi guru-guru agar dapat berperan aktif dalam memberikan tugas-tugas lanjutan kepada peserta didik, baik melalui media dalam jaringan (Daring), WhatsApp (WA) dan sebagainya.
"Kepada orang tua, agar dapat membimbing anak-anaknya belajar di rumah, serta membatasi ruang gerak anak-anak untuk tidak beraktifitas di luar rumah," tuturnya.

Ia juga berharap, perpanjangan masa belajar dari rumah ini dapat digunakan sebaik-baiknya oleh para siswa, dan orang tua dapat mengawasinya dengan baik agar berjalan sebagaimana mestinya.

“Hal ini dilakukan guna mencegah penyebaran Covid-19 lebih luas di Kabupaten Melawi,” pungkasnya.


Penulis : Dea Kusumah Wardhana
Editor   : Dina Wardoyo
Advertising
Share:
Komentar

Advertising

Terkini