|

LPA Kalbar Pertanyakan Perkembangan Kasus Pencabulan Anak

Ketua Lembaga Perlindungan Anak Kalbar, Hosnan
Kubu Raya(Suara Kalbar)- Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Kalbar mempertanyakan perkembangan kasus pecabulan anak dibawah umur berusia 10 tahun di salah satu desa di Kecamatan Sungai Ambawang, Kabupaten Kubu Raya yang hingga hari ini pelaku belum tertangkap.

"LPA  Kalbar menyayangkan kepolisian terkesan lamban dalam penanganan kasus tersebut," ujar Ketua Lembaga Pelindungan Anak (LPA) Kalbar, Hosnan saat ditemui di kantornya, Jumat (8/5/2020).

Hosnan mengatakan bahwa LPA Kalbar terus melakukan pendampingan terhadap korban, karena Secara fisik korban yg mulanya sempat sakit kini mulai berangsur pulih namun secara psikis korban masih trauma atas kejadian tersebut

“Selain mengalami kekerasan seksual korban juga diancam untuk dilukai dan dibunuh oleh pelaku jika membocorkan kejadian kejadian pencabulan ini, maka dari itu, hingga hari ini korban masih ketakutan karena tahu bahwa pelaku belum tertangkap,” katanya.

Dikonfirmasih terpisah, Kasat Reskrim Polres Kubu Raya, IPTU Charles B.N Karimar mengatakan Satreskrim Polres Kubu Raya masih melakukan pengejaran terhadap J (50), Pelaku pencabulan anak dibawah umur 10 Tahun di Kecamatan Sungai Ambawang Kabupaten Kubu Raya yang lari ke hutan."Tersangka lari ke hutan, sampai saat sekarang belum tau keberadaannya," katanya.

Charles mengatakan bahwa dirinya masih berupaya  meminta informasi keluarganya dan BhabinKamtibmas.

"Upaya kami minta persuasif dengan keluarga pelaku melalui Bhabinkamtibmas agar pelaku menyerahkan diri namun sampai dengan saat sekarang keberadaan pelaku tidak di ketahui dan area pelarian pelaku kearah hutan di belakang desa tersebut," jelasnya.

Dia juga menjelaskan, terkait proses perkara sendiri sudah di lengkapi penyidik tinggal pelaku saja yang belum di tangkap."Target kita kalau bisa segera pelaku bisa kita tangkap untuk di proses,” katanya.

Penulis : Lutfi Maulana
Editor : Hendra

Bagikan:
Komentar Anda

Berita Terkini