|

Lima dari Sembilan Jembatan Pararel Perbatasan dibangun Tahun Ini, Termasuk yang Ambruk

Jalan dan Jembatan Pararel Perbatasan Yang putus (dok/Suarakalbar.co.id)
Sanggau (Suara Kalbar) - Ambruknya jembatan yang melintasi jalur pararel perbatasan dari Sontas menuju  Desa Pala Pasang, Desa Suluh Tembawang hingga perbatasan Malaysia akibat tinggimya curah hujan yang mengakibat gorong - gorong jembatan jebol mendapat perhatian serius dari Pemerintah daerah Kabupaten Sanggau.

Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (BM SDA) Kabupaten Sanggau, H. John Hendri menyampaikan atas intruksi Bupati, pihaknya telah mengambil langkah - langkah dalam penanganannya.

"Kami langsung melakukan pemantauan di lapangan. Dari hasil pemantauan kami, kami langsung berkoordinasi dengan satker yang menangani ruas jalan tersebut yakni Balai Besar jalan dan jembatan," ujarnya.

Dari hasil koordinasi tersebut, Balai Besar jalan dan jembatan diakui John Hendri, akan segera menurunkan tim ke Entikong untuk menentukan langkah-langkah penanganan.

"Tahun ini jembatan itu memang akan dibangun. Karena anggarannya sudah ada. Kalau kita lihat dan hitung jumlah jembatan yang ada di sepanjang pararel perbatasan sampai ke perbatasan Bengkayang itu ada sembilan. Tahun ini yang dibangun ada lima, termasuk yang ambruk itu. Sisanya empat jembatan lagi dibangun tahun depan," ungkapnya.

John Hendri berharap masyarakat bersabar hingga jembatan dibangun. Dan masyarakat bisa menggunakan jalan alternatif yang sudah ada.

"Mudah - mudahan secepatnya dikerjakan jembatan itu sehingga  digunakan kembali oleh masyarakat,"tutup John.

Penulis: Cok
Editor: Kundori
Bagikan:
Komentar Anda

Berita Terkini