|

Kasus Pengeroyokan Terhadap Sekdes Engkasan Diproses Pihak Kepolisian

Sekdes Engkasan, SR (43) menunjukkan sejumlah titik di tubuhnya yang dipukul oknum warga saat hendak membagikan paket bantuan sosial dari pemerintah kepada warga yang terdampak Covid-19 pada Senin, 4 Mei 2020 silam di Kantor Desa Engkasan, Kecamatan Tayan Hul, Kabupaten Sanggau.

Sanggau (Suara Kalbar) – Kasus pemukulan dan pengoroyokan yang dilakukan oknum masyarakat terhadap SR sekdes Engkasan, Kecamatan Tayan Hulu, Kabupaten Sanggau saat petugas Desa Engkasan akan membagikan bantuan sosial dari pemerintah kepada warga yang terdampak Covid-19,  pada Senin 4 Mei 2020 lalu masih diproses pihak kepolisian.

“Bahwa Polsek Tayan Hulu telah menerima laporan dugaan penganiayaan dari SR (43) yang merupakan Sekdes Engkasan, Kecamatan Tayan Hulu, Kabupaten Sanggau,” ujar Kapolres Sanggau melalui Kabag Ops Polres Sanggau, Kompol Bermawis, Rabu (6/5/2020).

Bermawis menceritakan bahwa kejadian itu terjadi pada Senin 4 Mei 2020 di Kantor Desa Engkasan, Kecamatan Tayan Hulu.

Kronologis kejadian pada Senin(4/5/2020) sekitar pukul 08.30 WIB, petugas Desa dari Desa Engkasan akan membagikan barang bantuan sosial dari pemerintah yang terdampak wabah Covid-19 kepada para penerima bantuan beras di Dusun Empirit Menyuke, Desa Engkasan, Kecamatan Tayan Hulu, Kabupaten Sanggau.

"Pada saat akan membagikan beras tersebut tiba-tiba datang beberapa orang langsung masuk ke kantor Desa Engkasan dan menemui Sekdes dan menyampaikan agar pembagian beras bantuan sosial tersebut dibagi secara rata, namun pada saat Sekdes menjelaskan, beberapa orang langsung melakukan Pemukulan terhadap sekdes," jelasnya.

Selanjutnya dilerai oleh Staf Desa, dan atas kejadian tersebut melaporkan ke Pihak Kepolisian Polsek Tayan Hulu, sesuai dengan Laporan Polisi Nomor:LP/115/V/2020/Kalbar/Res.Sgu/Sek Tayan Hulu, tanggal 6 Mei 2020.

Pembuatan Laporan Polisi Aduan Masyarakat diterima dan dilayani oleh petugas SPKT (Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu) regu III dengan baik, dan selanjutnya terhadap Perkara tersebut ditangani oleh Unit Reskrim Polsek Tayan Hulu dan masih dalam Pemeriksaan saksi-saksi dan pengumpulan alat bukti, sesuai Pasal 184 KUHAP.

Sumber : Rilis Polres Sanggau
Editor : Hendra

Bagikan:
Komentar Anda

Berita Terkini