|

Kasus Bangunkan Sahur di Pontianak Utara, Ini Penjelasan Tokoh Masyarakat

Tokoh masyarakat Pontianak Utara, Habib Faisol Al-Muthohar.
Pontianak (Suara Kalbar) - Kasus oknum warga yang tidak berkenan dengan pemuda saat membangunkan sahur dan sempat heboh di media sosial di Pontianak Utara pada Minggu (17/5/2020) membuat Tokoh masyarakat Pontianak Utara, Habib Faisol Al-Muthohar, angkat bicara.

Dia menganggap, hal tersebut dapat mencederai persatuan dan kesatuan, keberagaman dalam masyarakat apabila tidak terselesaikan dengan baik.

"Ini sudah mencederai dari pada persatuan dan kesatuan Indonesia di Kalimantan Barat dan Pontianak khususnya di Pontianak Utara,"katanya, Minggu, (17/05/2020).

Maka dari itu, Ia Meminta kepada aparat keamanan  untuk menindak tegas pelaku tersebut.

 "Karena kita menginginkan situasi yang kondusif, aman serta keharmonisan yang terjadi diantara suku dan agama yang ada di Kalimantan Barat khusunya di Pontianak yang kita cintai. Kita Ingin situasi yang kondusif, aman serta harmonis antar suku dan agama," jelasnya.

Dia juga berharap semoga kasus kejadian seperti ini tidak terjadi lagi.  "Ini adalah awal dan terakhir, tapi jika ada yang tidak suka dengan adat istiadat pembangunan sahur atau dikatakan menganggu, bisa dimusyawarahkan, jangan mengambil keputusan yang fatal, apalagi mencederai, bahkan bisa menghilangkan nyawa orang,"ungkapnya.


Ditemui dikediamannya Habib Faisol Al-Muthohar menambahkan, bahwa jika ada permasalah yang tidak bekenan, bisa mendatangi para tokoh-tokoh masyarakat, tokoh-tokoh adat setempat untuk membicarakan hal ini. misalnya, atau bicarakan dengan pihak kepolisian dengan mencari solusi.

"Kami berharap kepada para kepolisian, untuk menindak seberat-beratnya dan setegas-tegasnya kepada pelaku yang telah melakukan hal yang tidak pantas ini," tutupnya.

Penulis : Lutfi
Editor    : Diko Eno
Bagikan:
Komentar Anda

Berita Terkini