|

Inafis Satreskrim Polres Mempawah Ungkap Identitas Korban Laka Lantas

Petugas kepolisian melakukan identifikasi korban kecelakan lalu lintas di Kuala Mempawah,Minggu(17/05/2020).[Suarakalbar/Dian Sastra]
Mempawah (Suara Kalbar)- Almarhum Gusti Yunizar, korban laka lantas di depan SPBU Kuala Mempawah, Minggu (17/05/05) pagi, ternyata tak membekali diri dengan kartu identitas.

Petugas Satlantas Polres Mempawah yang menggelar olah TKP sempat kesulitan mengungkap identitas korban. Akhirnya, Satlantas Polres Mempawah pun menghubungi Indonesia Automatic Finger Print Identification System (INAFIS) Satreskrim Polres Mempawah.

"Tim INAFIS Satreskrim mendapat informasi dari piket Lantas bahwa telah terjadi laka lantas dengan korban meninggal tanpa identitas dan posisi jenazah berada di RSUD Rubini.

Selanjutnya anggota ident beserta piket Lantas menuju RSUD Dr Rubini  Mempawah guna melakukan identifikasi dan hasil Identifikasi melaui sidik jari menggunakan perangkat MAMBIS (Mobile Automatimed Multi Biometric Identification System) dan ditemukan identitasnya," jelas Kaur Identifikasi INAFIS, Aipda Hadi Sudiarto, kepada suarakalbar.co.id ,Senin (18/05/2020).

Menurut Hadi, identitas hasil perangkat Mambis tersebut mengungkap korban adalah korban an. Gusti Yunizar yang beralamat di Jalan Djohansyah Bakri Desa Antibar Kecamatan Mempawah Timur.

Selanjutnya, Tim Inafis melakukan perbandingan sidik jari korban dengan data sidik jari atas nama Gusti Yunizar yang terdapat dalam data base.

"Dan hasilnya adalah identik antara sidik jari korban dengan data sidik jari data base atas nama Gusti Yunizar," paparnya.

Hadi juga menjelaskan, perangkat Mambis yang dimiliki Inafis Satreskrim Polres Mempawah sudah terintegrasi dengan basis data e-KTP Pemerintah.

"Jadi setiap sidik jari yang diletakkan di area pemindai perangkat Mambis, maka akan keluar identitas pemilik sidik jari tersebut," ungkapnya.


Penulis : Dian Sastra
Editor   : Diko Eno
Bagikan:
Komentar Anda

Berita Terkini