|

Hindari 2 Minuman Ini Saat Buka Puasa, Bisa Picu Kulit Kering

Ilustrasi minum air putih untuk buka puasa. (Pexels)
Jakarta
(Suara Kalbar)- Saat puasa, itu artinya lebih dari 12 jam kita tidak mengonsumsi makanan maupun minuman. Akibatnya, kulit mungkin akan terasa kering.

Mencukupi kebutuhan air adalah kunci utama menjaga kelembapan kulit. Dokter spesialis kulit dan kelamin dr. Arini Astasari Widodo, SpKK mengingatkan agar langsung minum air putih saat berbuka puasa, dan disarankan tidak mengonsumsi teh ataupun kopi.

"Teh dan kopi merupakan diuretik atau menarik air, sehingga lebih banyak keluar ke air seni. Untuk hidrasi lebih baik menggunakan air putih," ujar dr. Ariani dalam diskusi online, Jumat (8/5/2020).

Dokter yang berpraktik di RS Abdi Waluyo, Menteng, Jakarta itu mengungkap memang setiap orang memilimi kebutuhan cairan per hari yang berbeda. Hal ini bergantung dengan kondisi tubuh serta aktivitas yang dilakukannya.

"Bbisa cek internet terdapat water intake calculator yang dapat membantu, seperti https://goodcalculators.com/water-intake-calculator/," ungkapnya.

Dalam website itu, kita bisa mengukur apakah asupan air yang diminum per hari saat puasa tercukupi atau tidak. Kalau sudah tercukupi, dengan sendirinya kulit kering akan teratasi.

"Apabila kebutuhan air kita telah terpenuhi, kondisi dehidrasi kulit dapat diperbaiki," katanya.

Dan yang tak kalah penting, dr. Arini juga mengingatkan selama puasa disarankan untuk memakai pelembab untuk menjaga kelembaban kulit dari luar. Cara pakainya minimal diaplikasikan 2 kali setiap hari sehabis mandi.

"Apabila kering, dapat dioleskan lagi. Penggunaan pelembab dapat memperbaiki kulit. Apabila barrier kulit kita baik, allergen, iritan, dan kuman akan lebih sulit untuk masuk, sehingga dapat mencegah kejadian alergi, iritasi, maupun infeksi," tutupnya


Sumber : Suara.com
Editor    : Diko Eno
Bagikan:
Komentar Anda

Berita Terkini