|

Gugus Tugas Rapat Bahas Nasib PT. Wika, Ini Kata Erlina

 Aktivitas karyawan PT. WIKA membangun Pelabuhan Kijing di Kecamatan Sungai Kunyit.[Suarakalbar/Dian Sastra]
Mempawah (Suara Kalbar)-  Menindaklanjuti kasus positif Covid-19 karyawan PT WIKA, Pemerintah Kabupaten Mempawah menggelar rapat bersama Tim Gugus Tugas dan Muspida, Selasa (05/05/2020) di Kantor Bupati Mempawah.

Hasilnya, pemerintah daerah tetap mengizinkan PT WIKA melaksanakan aktivitas pembangunan Pelabuhan Terminal Kijing di Kecamatan Sungai Kunyit.

“Kami sudah melakukan rapat untuk menentukan sikap terkait aktivitas dan operasional PT WIKA pasca ditemukannya satu kasus positif Covid-19 karyawannya berinisial PR yang saat ini sudah menjalani perawatan isolasi di RSUD dr Rubini Mempawah,” terang Bupati Mempawah, Hj Erlina.

Dari rapat tersebut, Erlina mengungkapkan, Pemerintah Kabupaten Mempawah memutuskan aktivitas PT WIKA tetap beraktivitas dengan normal seperti biasanya. Keputusan itu, menurut Erlina, dengan mempertimbangkan berbagai aspek dan kepentingan masyarakat luas.

“Dari data yang kami terima, ada 2.700 karyawan PT WIKA. Dan sebagian besar masyarakat lokal. Jika kita berhentikan operasionalnya, maka efeknya akan memperburuk perekonomian masyarakat. Apalagi dalam situasi pandemi ini, masyarakat sangat membutuhkan pemasukan untuk memenuhi kebutuhan hidup,” tuturnya.

Pertimbangan lainnya, lanjut Erlina, PT WIKA telah melakukan langkah cepat untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 antar karyawannya. Yakni dengan melakukan karantina mandiri serta rapid test terhadap 28 karyawan yang berada satu kelompok dengan karyawan positif Covid-19.

“Sejak awal PT WIKA sudah memberlakukan sistem kelompok untuk pekerjanya. Dan jarak lokasi kerja antar kelompok ini cukup berjauhan. Tidak seperti bekerja di pabrik yang semua karyawan berkumpul dalam satu area produksi," jelas Erlina.

Dan karyawan positif ini berada di satu kelompok bersama 26 karyawan lainnya. Maka satu kelompok ini sudah dilakukan rapid test dengan hasil non reaktif.

"Saat ini, 28 karyawan itu sudah diisolasi mandiri secara ketat di satu tempat khusus, di tepi laut, terisolir di Komplek PT WIKA,” paparnya.

Dengan pertimbangan itu, imbuh Erlina, maka Pemerintah Kabupaten Mempawah mendorong PT WIKA tetap beraktivitas melaksanakan pembangunan Pelabuhan Terminal Kijing.

“Terhadap 2.700 karyawan PT WIKA lainnya, maka akan dilakukan rapid test secara acak. Tidak semua di rapid test, melainkan secara acak untuk mendapatkan sampel-sampel guna melacak penyebaran Covid-19 di lingkungan karyawan PT WIKA,” tutupnya.


Penulis : Dian Sastra
Editor   : Diko Eno
Bagikan:
Komentar Anda

Berita Terkini