|

Fans Didi Kempot Sekadau: Selamat Jalan Sang Legend

Penyanyi Didi Kempot tampil membawakan sejumlah lagu hits-nya pada hari pertama Synchronize Fest 2019 di Gambir Expo, Kemayoran, Jakarta, Jumat (4/10). [ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja]
Sekadau (Suara Kalbar) - Innalillahi wa inna ilaihi rooji'un, Indonesia hari ini berduka. Salah seorang penyanyi legendaris campursari Didi Kempot meninggal dunia di Rumah Sakit Kasih Ibu, Solo, Jawa Tengah Selasa (5/5/2020) atau hari ke 12 Ramadhan 1441 H.

Penyanyi bernama asli Dionisius Prasetyo diketahui meninggal dunia diduga karena serangan jantung. Sempat dibawa ke rumah sakit dalam kondisi tak sadar namun nyawa sang legend tak bisa tertolong.

Salah seorang penggemar Didi Kempot di Sekadau, Acil mengatakan sangat berduka dan merasa kehilangan seorang musisi dengan jutaan penggemar tersebut, termasuk dirinya.

Setelah mendapat kabar Didi Kempot meninggal, ia serasa merasa tak percaya karena baru saja beberapa waktu lalu asyik mendengarkan lagu sang legenda.

"Atas nama penggemar berat Didi Kempot sangat merasa kehilangan, semoga almarhum tenang di alam sana," ujarnya kepada suarakalbar.co.id, Selasa (5/4/2020).

Acil mengaku disetiap aktivitas santai baik bersama teman maupun keluarga, ia sering sekali memutar lagu Didi Kempot. Meski ia ber suku Dayak dan beragama Katholik, namun lagu-lagu berbahasa Jawa oleh Didi Kempot selalu menginpirasinya karena memang The God Father of Broken Heart Didi Kempot merupakan penyanyi yang Nasionalis.

Ia menceritakan hampir semua lagu Didi Kempot ia dengarkan, namun lagu yang paling ia sukai adalah Banyu Langit dan Sewu Kuto.

"Kalau lagu sang legend hampir semuanya saya suka, namun yang paling sering saya putar adalah Banyu Langit dan Sewu Kuto," ungkapnya.

Dengan meninggalnya sang legenda, ia berharap di Indonesia terus tumbuh musisi-musisi baru yang selalu menginspirasi seperti Didi Kempot.

Selamat jalan sang legend, kami disini selalu merindukan dan akan selalu mendengarkan karya-karyamu yang fenomenal sepanjang masa.


Penulis : Tambong Sudiyono
Editor   : Diko Eno
Bagikan:
Komentar Anda

Berita Terkini